Jakarta, Rakyatterkini.com – Perlombaan panjat pinang untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Tanjung Selamat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, berakhir dengan insiden mengejutkan. Seorang peserta terjatuh dari ketinggian sekitar tujuh meter setelah kayu yang digunakan sebagai pegangan patah.
Peristiwa tersebut berlangsung pada Senin (17/8/2026) sore. Momen jatuhnya peserta bahkan terekam dalam video dan beredar di media sosial.
Dalam rekaman itu, peserta terlihat sudah berada di bagian atas pohon pinang. Ia berhasil mengambil bendera Merah Putih yang berada di puncak dan kemudian mengibarkannya.
Namun, ketika masih berada di atas, kayu yang menjadi tumpuan tangannya tiba-tiba patah. Peserta pun kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh ke bawah.
Penjabat Kepala Desa Tanjung Selamat, Ika Trisnawati, menjelaskan bahwa perlombaan tersebut merupakan salah satu kegiatan yang digelar pemerintah desa untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ika menduga peserta kurang tepat saat memegang bagian kayu paling ujung sehingga pegangan tidak cukup kuat untuk menopang tubuhnya. Kondisi itu kemudian membuat peserta terjatuh.
Usai kejadian, korban segera mendapat pertolongan. Karena ambulans membutuhkan waktu untuk tiba, korban terlebih dahulu dibawa menggunakan kendaraan pribadi menuju puskesmas.
"Korban langsung kami beri pertolongan. Karena ambulans lama datang, kami angkat dan bawa menggunakan mobil pribadi ke puskesmas," kata Ika, Selasa (18/8/2026).
Setelah mendapat penanganan awal di puskesmas, korban dirujuk ke RSUD Rantauprapat untuk memperoleh perawatan lebih lanjut. Hingga Selasa (18/8/2026), korban masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.(da*)


