Jakarta, Rakyatterkini.com - Persebaya Surabaya menutup perjuangannya di fase Grup B Piala Presiden 2026 dengan kemenangan 2-1 atas Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026). Sempat tertinggal lebih dulu, Green Force mampu membalikkan keadaan sekaligus mengakhiri fase grup dengan catatan sempurna.
Tambahan tiga poin memastikan tim asuhan Bernardo Tavares keluar sebagai juara Grup B setelah menyapu bersih tiga pertandingan dengan total sembilan poin. Hasil tersebut juga mengubah peta persaingan menuju semifinal. Port FC yang kalah harus puas tersingkir, sedangkan Persija Jakarta melaju sebagai runner-up grup berkat keunggulan selisih gol.
Pada babak semifinal, Persebaya akan menghadapi Arema FC dalam duel sesama wakil Jawa Timur. Sementara Persija dijadwalkan bertemu Persib Bandung untuk memperebutkan tiket ke partai final.
Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain hati-hati sambil mencari celah untuk mencetak gol. Port FC lebih dahulu unggul pada menit ke-29 melalui Issam Al Sabhi yang sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang Persebaya dan menaklukkan kiper Muhammad Reza Arya Pratama.
Persebaya tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Menit ke-39, Miguel Angelo Marques Pinto Pereira menyamakan skor menjadi 1-1 setelah menuntaskan umpan Koko Ari Araya. Kedudukan imbang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bernardo Tavares melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Ramadhan Sananta. Pergantian itu langsung membuahkan hasil ketika Sananta mencetak gol pada menit ke-47 dan membawa Persebaya berbalik memimpin 2-1.
Port FC berusaha mengejar ketertinggalan, namun situasi semakin sulit setelah Bruno Moreira mendapat kartu merah pada menit ke-62. Mantan pemain Persebaya itu harus meninggalkan lapangan lebih cepat sehingga tim asal Thailand tersebut harus bermain dengan 10 pemain hingga laga usai.
Keunggulan jumlah pemain mampu dimanfaatkan Persebaya untuk mengendalikan pertandingan. Lini pertahanan Green Force tampil disiplin dan berhasil menggagalkan berbagai peluang lawan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 2-1 tetap bertahan dan memastikan Persebaya mengoleksi sembilan poin sempurna di Grup B.
Sebelumnya, Persebaya juga mencatat kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta dan PSMS Medan. Hasil melawan Port FC semakin memperpanjang tren positif mereka sekaligus menjadi modal berharga menjelang semifinal menghadapi Arema FC. Di sisi lain, Persija akan berduel dengan Persib Bandung setelah sukses mengamankan posisi runner-up Grup B.
Susunan pemain
Persebaya Surabaya: Muhammad Reza Arya Pratama; Jefferson Junio Antonio da Silva, Koko Ari Araya, Yuran Fernandes Rocha Lopes, Risto Mitrevski; Diogo Sa Ramalho, Rachmat Irianto, Ricky Pratama; Malik Risaldi, Miguel Angelo Marques Pinto Pereira, Yann Kevin Mabella.
Pelatih: Bernardo Tavares.
Port FC: Michael Aksel Bataican Falkesgaard; Chinnawat Wongchai, Marcel Philipe Afonso Genestra Scalese, Matheus Guilherme Lins de Almeida, Nitipong Selanon; Carlos Eduardo Bacila Jatoba, Peeradol Chamrasamee, Tanaboon Kesarat; Bordin Phala, Bruno Moreira Soares, Issam Abdallah Saif Al Sabhi.
Pelatih: Sarawut Treephan.- Persebaya Surabaya menutup perjuangannya di fase Grup B Piala Presiden 2026 dengan kemenangan 2-1 atas Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026). Sempat tertinggal lebih dulu, Green Force mampu membalikkan keadaan sekaligus mengakhiri fase grup dengan catatan sempurna.
Tambahan tiga poin memastikan tim asuhan Bernardo Tavares keluar sebagai juara Grup B setelah menyapu bersih tiga pertandingan dengan total sembilan poin. Hasil tersebut juga mengubah peta persaingan menuju semifinal. Port FC yang kalah harus puas tersingkir, sedangkan Persija Jakarta melaju sebagai runner-up grup berkat keunggulan selisih gol.
Pada babak semifinal, Persebaya akan menghadapi Arema FC dalam duel sesama wakil Jawa Timur. Sementara Persija dijadwalkan bertemu Persib Bandung untuk memperebutkan tiket ke partai final.
Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain hati-hati sambil mencari celah untuk mencetak gol. Port FC lebih dahulu unggul pada menit ke-29 melalui Issam Al Sabhi yang sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang Persebaya dan menaklukkan kiper Muhammad Reza Arya Pratama.
Persebaya tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Menit ke-39, Miguel Angelo Marques Pinto Pereira menyamakan skor menjadi 1-1 setelah menuntaskan umpan Koko Ari Araya. Kedudukan imbang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bernardo Tavares melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Ramadhan Sananta. Pergantian itu langsung membuahkan hasil ketika Sananta mencetak gol pada menit ke-47 dan membawa Persebaya berbalik memimpin 2-1.
Port FC berusaha mengejar ketertinggalan, namun situasi semakin sulit setelah Bruno Moreira mendapat kartu merah pada menit ke-62. Mantan pemain Persebaya itu harus meninggalkan lapangan lebih cepat sehingga tim asal Thailand tersebut harus bermain dengan 10 pemain hingga laga usai.
Keunggulan jumlah pemain mampu dimanfaatkan Persebaya untuk mengendalikan pertandingan. Lini pertahanan Green Force tampil disiplin dan berhasil menggagalkan berbagai peluang lawan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 2-1 tetap bertahan dan memastikan Persebaya mengoleksi sembilan poin sempurna di Grup B.
Sebelumnya, Persebaya juga mencatat kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta dan PSMS Medan. Hasil melawan Port FC semakin memperpanjang tren positif mereka sekaligus menjadi modal berharga menjelang semifinal menghadapi Arema FC. Di sisi lain, Persija akan berduel dengan Persib Bandung setelah sukses mengamankan posisi runner-up Grup B.
Susunan pemain
Persebaya Surabaya: Muhammad Reza Arya Pratama; Jefferson Junio Antonio da Silva, Koko Ari Araya, Yuran Fernandes Rocha Lopes, Risto Mitrevski; Diogo Sa Ramalho, Rachmat Irianto, Ricky Pratama; Malik Risaldi, Miguel Angelo Marques Pinto Pereira, Yann Kevin Mabella.
Pelatih: Bernardo Tavares.
Port FC: Michael Aksel Bataican Falkesgaard; Chinnawat Wongchai, Marcel Philipe Afonso Genestra Scalese, Matheus Guilherme Lins de Almeida, Nitipong Selanon; Carlos Eduardo Bacila Jatoba, Peeradol Chamrasamee, Tanaboon Kesarat; Bordin Phala, Bruno Moreira Soares, Issam Abdallah Saif Al Sabhi.
Pelatih: Sarawut Treephan.(da*)


