Notification

×

Iklan

Penjualan Smartphone Global Turun 6 Persen

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 01:53 WIB Last Updated 2026-07-31T21:54:17Z

Smartphone 

Jakarta, Rakyatterkini.com - Pasar ponsel pintar global mengalami perlambatan pada kuartal II 2026. Penjualan smartphone di seluruh dunia tercatat turun 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini dipicu oleh krisis pasokan memori serta meningkatnya biaya produksi berbagai komponen.

Lembaga riset industri teknologi Omdia melaporkan bahwa total pengiriman smartphone secara global selama kuartal II 2026 mencapai sekitar 272 juta unit. Kondisi pasar yang masih lemah diperparah oleh gangguan rantai pasok yang diperkirakan masih berlangsung hingga penghujung 2026. Tren penurunan pengiriman perangkat ini disebut telah dimulai sejak akhir 2025.

Segmen ponsel dengan harga terjangkau menjadi yang paling merasakan dampaknya. Xiaomi mencatat penurunan pengiriman hingga 26 persen dibandingkan tahun lalu, sementara Oppo mengalami penurunan sebesar 17 persen pada periode yang sama.

Menurut Omdia, kenaikan harga di sejumlah negara serta kebijakan produsen untuk menyederhanakan lini produknya menjadi faktor yang memengaruhi melemahnya penjualan. Lembaga tersebut juga memperkirakan smartphone kelas entry-level akan mengalami kenaikan harga paling besar dalam beberapa bulan ke depan.

Di tengah kondisi pasar yang menantang, Samsung masih mampu membukukan pertumbuhan meski terbatas. Perusahaan asal Korea Selatan itu mengirimkan sekitar 60,5 juta unit smartphone pada kuartal II 2026, sehingga pangsa pasarnya meningkat menjadi 22 persen.

Meski demikian, divisi perangkat seluler Samsung mencatat kerugian kuartalan untuk pertama kalinya akibat lonjakan biaya produksi yang menekan laba operasional. Sebaliknya, bisnis semikonduktor Samsung, khususnya sektor memori dan penyimpanan data, menunjukkan pertumbuhan yang kuat berkat meningkatnya permintaan dari industri kecerdasan artifisial (AI). Kinerja tersebut turut mendorong perusahaan mencatat pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah.

Sementara itu, Apple berhasil membukukan hasil yang lebih positif. Pengiriman iPhone mencapai 55,1 juta unit pada kuartal II 2026 atau naik 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pangsa pasar Apple pun meningkat menjadi 20 persen.

Omdia menilai kesuksesan Apple didorong oleh tingginya permintaan terhadap seri iPhone 17. Selain itu, perusahaan dinilai mampu mempertahankan harga produknya ketika banyak produsen lain mulai menaikkan harga akibat meningkatnya biaya produksi.

Ke depan, Omdia memperkirakan produsen smartphone yang mampu mengelola strategi penetapan harga, menjaga stabilitas rantai pasok, dan terus menghadirkan inovasi produk akan memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan pertumbuhan hingga akhir 2026.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update