Notification

×

Iklan

Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk di Mojokerto

Minggu, 09 Agustus 2026 | 02:46 WIB Last Updated 2026-08-08T22:00:50Z

Ilustrasi pemotor tewas setelah menabrak bagian byang terparkir

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa terjadi di Jalan Raya Desa Tempuran, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026). Insiden tersebut melibatkan sepeda motor dan sebuah truk bak terbuka.

Seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia di lokasi setelah kendaraan yang ditungganginya menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di badan jalan. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala akibat benturan.

Korban diketahui bernama Siti Aisyah (29), warga Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Mojokerto. Saat kejadian, korban mengendarai Honda Scoopy dengan nomor polisi S 2719 NCC.

Kecelakaan bermula ketika truk los bak bernomor polisi N 8680 VF yang dikemudikan Devid Manis A (39), warga Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, berhenti di sisi barat jalan dengan posisi menghadap ke utara.

Di waktu yang hampir bersamaan, Siti Aisyah melaju dari arah Trawas menuju Pungging. Ketika tiba di lokasi, sepeda motornya menabrak bagian belakang truk yang mengangkut bata putih tersebut.

"Saya baru berhenti sebentar mau kasih surat," kata Devid saat ditemui di lokasi, Sabtu (8/8/2026).

Petugas sempat mengalami kesulitan ketika mengevakuasi sepeda motor korban karena kendaraan dalam kondisi ringsek dan tersangkut di bagian bawah belakang truk. Setelah berhasil dikeluarkan, korban kemudian dievakuasi ke RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari.

Sementara itu, personel Satlantas Polres Mojokerto melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Polisi juga mengamankan kedua kendaraan yang terlibat serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi dan penyebab kecelakaan.

Dari pemeriksaan sementara, polisi menduga kecelakaan terjadi akibat truk diparkir di badan jalan tanpa dilengkapi rambu atau tanda peringatan yang memadai. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan kendaraan lain yang melintas.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update