Pessel, Rakyatterkini.com – Seorang pemuda berinisial MS (22) nekat melompat ke laut setelah keluar dari mobil yang sedang melaju di kawasan Pantai Luhung, Nagari Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Bayang Iptu Budi Saputra mengatakan, peristiwa tersebut terjadi ketika MS sedang dalam perjalanan pulang bersama keluarganya menuju Sumatera Utara.
Menurut Budi, sebelumnya keluarga membawa MS ke Kecamatan Batang Kapas untuk menjalani pengobatan alternatif terkait gangguan jiwa yang dialaminya. Rombongan tersebut diketahui berasal dari Sumatera Utara dan tiba di lokasi pengobatan pada Kamis (27/8/2026) malam.
Namun, karena kedatangan mereka sudah cukup larut, proses pengobatan tidak dapat dilakukan. Keluarga kemudian memilih beristirahat di dalam mobil yang diparkir di depan tempat pengobatan.
Keesokan paginya, MS disebut menolak menjalani pengobatan. Ia bahkan memberontak dan meminta agar dibawa kembali ke rumahnya di Sumatera Utara. Keluarga akhirnya memutuskan untuk membatalkan pengobatan dan mengajaknya pulang.
Saat kendaraan melintasi Pantai Luhung, MS kembali memberontak di dalam mobil. Pengemudi kemudian memperlambat kendaraan dengan maksud menepi.
Namun, sebelum kendaraan benar-benar berhenti, MS tiba-tiba membuka pintu dan keluar dari mobil. Ia kemudian berlari ke arah pantai dan langsung menceburkan diri ke laut.
Melihat kejadian tersebut, ayah MS segera meminta bantuan kepada warga dan nelayan yang berada di sekitar lokasi. Pihak keluarga juga menghubungi Polsek Bayang untuk membantu proses penyelamatan.
Mendapat laporan itu, Kapolsek Bayang bersama sejumlah personel langsung menuju Pantai Luhung. Polisi kemudian berkoordinasi dengan nelayan setempat untuk mengevakuasi MS dari laut.
Dalam video yang dibagikan Humas Polres Pesisir Selatan, MS terlihat melakukan perlawanan ketika hendak dievakuasi. Ia sempat memukul dan mendorong polisi serta warga yang berusaha menolongnya.
Petugas dan warga kemudian mengamankan tubuh MS agar proses penyelamatan dapat dilakukan. Tangannya juga diborgol menggunakan kabel T untuk mencegahnya kembali memberontak.
Setelah berhasil dievakuasi, MS dibawa ke Rumah Sakit BKM Sago, Pesisir Selatan, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.(da*)


