Notification

×

Iklan

Pemko Padang Percepat Perbaikan Infrastruktur

Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:22 WIB Last Updated 2026-08-16T15:22:00Z

Pemko Padang melalui Dinas PUPR terus melakukan pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang terus mempercepat pembenahan infrastruktur publik yang mengalami kerusakan akibat bencana. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sejumlah pekerjaan rehabilitasi dan pemeliharaan masih dikerjakan di berbagai lokasi pada Sabtu (15/8/2026).

Perbaikan difokuskan pada sejumlah sarana yang berperan penting dalam menunjang aktivitas dan mobilitas masyarakat. Beberapa di antaranya meliputi perbaikan plat duiker di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, serta rehabilitasi Jembatan Kampung Baru di Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Pekerjaan lainnya dilakukan pada Jembatan Gantung di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, termasuk perbaikan plat duiker di Jalan Rimbo Tarok. Seluruh penanganan tersebut ditujukan untuk mengembalikan fungsi fasilitas publik sehingga dapat digunakan masyarakat secara aman dan optimal.

Selain jembatan dan akses jalan, Pemko Padang juga melakukan langkah mitigasi untuk mengurangi potensi bencana susulan. Salah satunya melalui normalisasi sungai di kawasan Jalan Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji. Pekerjaan tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir akibat sedimentasi maupun penyempitan badan sungai.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan rehabilitasi dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan lokasi yang membutuhkan penanganan segera. Pekerjaan tersebut mencakup pemeliharaan cekdam serta penguatan tebing sungai di sejumlah kawasan terdampak.

“Perbaikan cekdam sudah mulai dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain D.I. Limau Manis, D.I. Lubuk Laweh, dan D.I. Baringin. Sementara penguatan tebing sungai dilakukan di D.I. Sungkai, Pasar Lalang, Lubuk Minturun, dan sejumlah lokasi lainnya,” kata Malvi.

Menurutnya, perkembangan pekerjaan di lapangan sejauh ini berjalan cukup baik dan sejumlah kegiatan telah sesuai dengan jadwal kontrak. Meski demikian, pelaksanaan proyek masih menghadapi berbagai kendala, seperti akses alat berat menuju lokasi, kondisi sosial masyarakat di sekitar proyek, serta aktivitas ekonomi warga yang tetap berlangsung.

Faktor cuaca juga menjadi perhatian penting dalam proses pengerjaan. Kondisi alam yang berubah-ubah dapat memengaruhi waktu penyelesaian sekaligus keselamatan para pekerja.

“Cuaca ekstrem yang sulit diprediksi menjadi salah satu tantangan dalam mencapai target waktu dan mutu pekerjaan. Informasi dari BMKG menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan, karena keselamatan pekerja harus tetap menjadi prioritas,” jelas Malvi.

Pemulihan infrastruktur pascabencana tersebut dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak. Pemko Padang berkoordinasi dengan kementerian terkait melalui balai pemerintah pusat serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, khususnya dalam bidang sumber daya air.

Malvi meminta masyarakat bersabar sekaligus mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang sedang berlangsung. Ia berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan secara bertahap sesuai target yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa percepatan pemulihan fasilitas publik menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah terkait memastikan setiap pekerjaan mengutamakan kualitas, keamanan, dan ketepatan waktu.

“Perbaikan infrastruktur kita lakukan secepat mungkin sesuai komitmen yang telah disampaikan. Sejumlah pekerjaan di lapangan sudah mulai terlihat progresnya. Kami berharap dukungan masyarakat agar program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan secara maksimal,” ujar Fadly.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update