Padang Panjang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Kodam XX/TIB melakukan penghijauan di kawasan bekas terdampak galodo di sekitar Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan melalui penanaman bambu serta sejumlah jenis pohon produktif.
Aksi penghijauan ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-1 Kodam XX/TIB sekaligus bentuk kepedulian terhadap pemulihan lingkungan pascabencana galodo yang melanda kawasan tersebut tahun lalu.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan bahwa penanaman pohon menjadi salah satu upaya konkret untuk memperbaiki kondisi lingkungan. Ia mengingatkan agar tanaman yang telah ditanam tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi terus dirawat hingga tumbuh dengan baik.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama menanam pohon di kawasan yang tahun lalu terdampak galodo. Semoga kawasan ini kembali hijau dan kondisi lingkungannya semakin baik,” kata Hendri.
Perawatan Jadi Kunci Penghijauan
Menurut Hendri, keberhasilan program penghijauan tidak dapat dilihat hanya dari banyaknya pohon yang ditanam. Keberlangsungan perawatan menjadi faktor penting agar tanaman mampu tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Ia mengajak masyarakat, pemerintah, TNI, serta seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menjaga tanaman yang telah ditanam. Dengan perawatan yang berkelanjutan, bambu dan pohon produktif tersebut diharapkan dapat berkembang dengan baik sekaligus memberikan manfaat bagi kawasan sekitar.
Hendri menilai pemulihan lingkungan pascabencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat juga dinilai dapat memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.
Bagian dari HUT Kodam XX/TIB
Dandim 03/07 Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian HUT ke-1 Kodam XX/TIB. Selain penghijauan, kegiatan ini menjadi wujud perhatian TNI terhadap upaya menjaga kelestarian alam.
Ia berharap tanaman yang ditanam di kawasan Jembatan Kembar dapat tumbuh secara optimal sehingga lingkungan bekas terdampak galodo perlahan kembali hijau dan lebih nyaman bagi masyarakat.
Hendriyana juga menyebutkan bahwa keberadaan bambu dan pohon produktif nantinya diharapkan memberikan manfaat ekologis sekaligus manfaat bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.
Kegiatan penghijauan turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Ketua Komisi III DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Wakapolres Padang Panjang, Danyon TP 951/PM, Danyon Brimob, jajaran asisten, kepala OPD terkait, camat, serta sejumlah unsur lainnya.
Setelah penanaman, Pemko Padang Panjang dan Kodam XX/TIB berkomitmen menjaga keberlanjutan perawatan tanaman. Upaya tersebut diharapkan dapat memastikan bambu dan pohon produktif tumbuh dengan baik di kawasan Jembatan Kembar.
Penghijauan ini menjadi bagian dari langkah bersama untuk memulihkan kawasan yang terdampak bencana. Pemerintah berharap kawasan tersebut secara bertahap kembali asri, hijau, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(da*)


