Notification

×

Iklan

2 Pemain Indonesia Punya Kaitan dengan City Football Group, Siapa Saja?

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:46 WIB Last Updated 2026-08-22T10:46:00Z

Berikut dua pemain Timnas Indonesia yang klubnya dimiliki City Football Group. 

Jakarta, Rakyatterkini.com — City Football Group dikenal sebagai salah satu jaringan pemilik klub sepak bola terbesar di dunia. Konsorsium yang mayoritas sahamnya dikuasai Abu Dhabi United Group tersebut menaungi sejumlah klub dari berbagai negara, termasuk raksasa Inggris, Manchester City.

City Football Group berdiri pada 2013 dan sejak saat itu terus memperluas jaringan kepemilikannya di berbagai kompetisi. Menariknya, terdapat dua pemain yang pernah atau sedang memperkuat Timnas Indonesia dan klub mereka berada dalam jaringan City Football Group.

Kedua pemain tersebut adalah Mathew Baker dan Joey Pelupessy. Keduanya memiliki perjalanan yang berbeda bersama klub masing-masing.

1. Mathew Baker

Mathew Baker menjadi salah satu nama yang menarik perhatian karena tercatat sebagai debutan termuda dalam sejarah Timnas Indonesia.

Bek berdarah Australia tersebut saat ini memperkuat Melbourne City FC, klub yang menjadi bagian dari jaringan City Football Group di Australia.

Baker bukan pemain yang datang dari luar untuk kemudian bergabung dengan Melbourne City. Ia justru berkembang melalui akademi klub tersebut. Perjalanan dari level junior membuat dirinya sudah cukup mengenal sistem sepak bola yang diterapkan Melbourne City.

Koneksi antara Melbourne City dan Manchester City juga pernah menghasilkan perpindahan pemain. Salah satu contohnya adalah Aaron Mooy yang direkrut Manchester City dari klub Australia tersebut pada 2016.

Situasi itu membuat perkembangan karier Baker menarik untuk diperhatikan. Jika mampu menunjukkan performa konsisten dan terus berkembang, bukan tidak mungkin pemain muda tersebut mendapat kesempatan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi di dalam jaringan City Football Group.

2. Joey Pelupessy

Nama berikutnya adalah Joey Pelupessy yang memiliki keterkaitan dengan Lommel SK, klub asal Belgia yang juga berada di bawah naungan City Football Group.

Lommel menjadi bagian dari jaringan tersebut setelah diakuisisi pada 2020. Klub ini kemudian terus berkompetisi di sepak bola Belgia dan saat ini bermain di kasta tertinggi.

Berbeda dengan Baker yang masih memiliki hubungan dengan Melbourne City, situasi Pelupessy bersama Lommel memasuki fase yang belum pasti.

Kontrak pemain berdarah Belanda itu bersama Lommel SK berakhir pada 30 Juni 2026. Sampai sekarang, belum ada kepastian mengenai kelanjutan kariernya bersama klub Belgia tersebut.

Pelupessy pun dikaitkan dengan kemungkinan kembali bermain di Indonesia. Kabar mengenai ketertarikan klub-klub Liga Indonesia terhadap dirinya membuat masa depan sang pemain menjadi salah satu hal yang menarik untuk ditunggu.

Jika akhirnya meninggalkan Lommel, Pelupessy tentu akan mengakhiri kiprahnya bersama salah satu klub yang berada dalam jaringan global City Football Group.

Dengan demikian, Mathew Baker dan Joey Pelupessy memiliki kesamaan dalam hal keterkaitan klub dengan City Football Group, tetapi berada dalam situasi karier yang berbeda. Baker masih menjadi bagian dari Melbourne City dan berpeluang mengembangkan kariernya, sementara Pelupessy harus menentukan langkah berikutnya setelah kontraknya bersama Lommel SK berakhir.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update