Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Seorang pelajar berusia 11 tahun meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah dump truck dan mobil Daihatsu Gran Max di Jalan Padang–Pariaman, tepatnya di Simpang Ketaping, Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Padang Pariaman, Aiptu Welfin Zachky, mengatakan korban bernama Affan Arsyahlan Bakil (11), warga Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Saat insiden terjadi, korban sedang berada di dalam sebuah warung sebelum akhirnya tertabrak mobil Daihatsu Gran Max yang kehilangan kendali akibat kecelakaan.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka robek di bagian dagu serta mengeluarkan darah dari telinga. Jenazah korban sempat dibawa ke Bidan Eka sebelum dirujuk ke RSUD Padang Pariaman.
Selain menelan satu korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan dua pejalan kaki mengalami luka ringan. Kedua korban masing-masing Qiana Almashyra (2) yang mengalami lecet di bagian wajah dan Rezqiano Elsamhudi (3) yang menderita luka lecet.
Sementara itu, sopir dump truck Hino, Aan Kilaspama (30), dan pengemudi Daihatsu Gran Max, Eri Mas Pendi (47), dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika dump truck Hino melaju dari arah Pariaman menuju Padang. Saat tiba di Simpang Ketaping, truk tersebut menabrak bagian belakang Daihatsu Gran Max yang berada di depannya.
Benturan keras membuat Gran Max terdorong ke sisi kiri jalan hingga menabrak sebuah warung yang saat itu dipenuhi sejumlah orang. Akibat kejadian tersebut, seorang anak meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka ringan.
Polisi memperkirakan kerugian materi akibat kecelakaan mencapai sekitar Rp10 juta. Hingga kini, Satlantas Polres Padang Pariaman masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.(da*)


