Notification

×

Iklan

Pegawai Koperasi Ditemukan Tewas di Kebun Singkong

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50 WIB Last Updated 2026-08-22T16:50:00Z

Mayat pegawai koperasi keliling Yulian Adi Putra yang ditemukan tewas

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pencarian terhadap Yulian Adi Putra, seorang pegawai koperasi keliling yang sempat dinyatakan hilang selama empat hari, berakhir duka. Pria yang merupakan ayah dua anak itu ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun singkong milik warga di Desa Sriagung, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara, Sabtu (22/8/2026).

Lokasi jasad Yulian ditemukan berada kurang dari satu kilometer dari kediamannya. Sebelum ditemukan, keluarga korban telah melaporkan kehilangan Yulian karena tidak mengetahui keberadaannya selama beberapa hari.

Jasad korban pertama kali ditemukan setelah warga melihat sepeda motor milik Yulian berada di sebuah gubuk yang terletak di kawasan perkebunan. Warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal.

Karena kondisi tubuh korban telah mengalami pembusukan, petugas segera melakukan evakuasi dan membawa jasad Yulian ke RSUD HM Ryacudu Kotabumi. Pemeriksaan autopsi dilakukan untuk membantu mengetahui penyebab kematiannya.

Erwansyah, ayah korban, mengaku sangat terpukul ketika mendapat informasi mengenai kematian anaknya. Ia mengatakan selama ini keluarga tidak mengetahui adanya penyakit yang diderita Yulian.

Menurut keterangan keluarga, sebelum menghilang Yulian sempat terlihat oleh seorang warga sedang melintas menggunakan kendaraan di jalan desa. Saat itu, korban diduga tengah menuju rumahnya.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel membenarkan bahwa keluarga sebelumnya telah membuat laporan mengenai hilangnya Yulian.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi penemuan jasad. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan cairan yang diduga merupakan racun tanaman di sekitar lokasi. Cairan dengan jenis yang sama juga disebut ditemukan pada bagian jok sepeda motor korban.

Meski demikian, polisi belum memastikan apakah cairan tersebut berkaitan dengan kematian korban. Sebab, hasil pemeriksaan awal juga tidak menunjukkan adanya luka atau tanda kekerasan pada tubuh Yulian. Selain itu, seluruh barang milik korban dilaporkan masih berada di lokasi dan tidak ada yang dinyatakan hilang.

Penyidik masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri aktivitas korban sebelum keberadaannya tidak diketahui. Polisi menunggu hasil autopsi untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai penyebab kematian.

Setelah pemeriksaan medis selesai, jasad Yulian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Polres Lampung Utara memastikan penyelidikan tetap dilakukan guna mengungkap secara jelas penyebab dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update