Notification

×

Iklan

Pariaman Raih Juara 3 Anugerah Adinata Syariah 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB Last Updated 2026-08-18T14:47:00Z

Kota Pariaman meraih penghargaan Juara 3 

Pariaman, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Pariaman kembali memperoleh penghargaan di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Pada 2026, Kota Pariaman berhasil meraih peringkat ketiga dalam kategori Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah tingkat kabupaten/kota se-Sumatera Barat melalui ajang Anugerah Adinata Syariah.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah setelah upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Gubernur Sumbar, Senin (17/8/2026). Penghargaan itu diterima Wali Kota Pariaman melalui perwakilannya, Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Nazifah.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, Anugerah Adinata Syariah merupakan bentuk penghargaan Pemprov Sumbar kepada pemerintah daerah yang dinilai aktif dan berkelanjutan dalam membangun iklim serta ekosistem ekonomi syariah.

Yota mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari sejumlah inovasi dan kebijakan yang telah dijalankan Pemko Pariaman. Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat ekonomi syariah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Pariaman dan seluruh masyarakat, kami bersyukur dan memberikan apresiasi atas raihan Juara 3 Anugerah Adinata Syariah 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan terhadap komitmen dan upaya bersama dalam memperkuat ekonomi serta keuangan syariah di Kota Pariaman,” ujarnya.

Dalam pengembangan sektor pariwisata, Pemko Pariaman terus berupaya menyediakan fasilitas ibadah yang layak, bersih, dan nyaman di berbagai destinasi wisata. Sementara di sektor UMKM, lebih dari 1.700 produk usaha masyarakat telah memperoleh sertifikasi halal. Penguatan program tersebut turut diarahkan pada kawasan pusat oleh-oleh Kampung Perak.

Dukungan terhadap pelaku usaha juga dilakukan melalui program koperasi syariah yang menyediakan pembiayaan tanpa bunga dan tanpa agunan. Kemudahan tersebut diharapkan dapat membuka akses permodalan yang lebih luas bagi masyarakat.

Yota menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, aparatur sipil negara, pelaku UMKM, tokoh agama, serta masyarakat. Menurutnya, berbagai program syariah yang dijalankan mencakup industri halal, pariwisata ramah Muslim, keuangan mikro syariah, serta pengelolaan zakat dan wakaf.

Pemko Pariaman juga terus mengembangkan kebijakan terpadu untuk meningkatkan penghimpunan dan pengelolaan zakat, baik yang berasal dari ASN maupun masyarakat. Selain itu, sistem penggajian ASN di lingkungan Pemko Pariaman telah diarahkan sepenuhnya melalui perbankan syariah.

Di bidang kuliner, pemerintah daerah mengembangkan kawasan yang menerapkan prinsip halal, higienis, aman, dan sehat. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Los Lambuang Kurai Taji.

Penguatan sektor pendidikan keagamaan turut dilakukan melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana atau Saga Saja Plus. Program tersebut memberikan kesempatan khusus kepada para tuangku untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT).

Yota menilai pencapaian Juara 3 harus menjadi pemacu bagi Pemko Pariaman untuk menghasilkan inovasi yang lebih besar. Ia berharap program ekonomi syariah tidak hanya menghasilkan penghargaan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Ke depan, Pemko Pariaman akan memperluas edukasi mengenai ekonomi syariah dan sertifikasi halal bagi UMKM. Prinsip-prinsip syariah juga akan terus dijadikan salah satu landasan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.(da*)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update