Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang meluncurkan program Padang Sibersih (Sistem Integrasi Bersih, Responsif, dan Sinergi Sampah) sebagai upaya memperkuat pengelolaan kebersihan kota.
Program tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, di halaman Kantor Lurah Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Sabtu (1/8/2026).
Peresmian program ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Anggota DPRD Kota Padang Iswanto Kwara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Fadelan Fitra Masta, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tommy TRD, Camat Padang Barat Diko Riva Utama, para lurah se-Kecamatan Padang Barat, serta jajaran terkait lainnya.
Melalui Padang Sibersih, pemerintah ingin mengubah pola penanganan kebersihan yang selama ini lebih banyak menunggu laporan masyarakat. Sistem baru ini mengedepankan langkah cepat, terintegrasi, dan didukung pemanfaatan data untuk menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan.
Camat Padang Barat, Diko Riva Utama, menjelaskan bahwa petugas di lapangan akan difokuskan menangani empat persoalan utama, yakni membersihkan sampah yang berserakan, memangkas rumput liar, mengangkat sedimentasi pasir di badan jalan, serta mengatasi genangan akibat saluran air yang tersumbat.
Program tersebut juga memperoleh dukungan dari DPRD Kota Padang. Anggota DPRD Iswanto Kwara menyalurkan bantuan melalui dana pokok pikiran (pokir) berupa lima unit becak motor pengangkut sampah beserta berbagai perlengkapan kebersihan seperti sapu, sekop, dan cangkul. Bantuan itu dibagikan kepada sejumlah kelurahan di Kecamatan Padang Barat.
Menurut Iswanto, menjaga kebersihan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Ia mengajak masyarakat ikut berperan aktif agar cita-cita mewujudkan Kota Padang yang bersih dapat tercapai.
Sementara itu, Wali Kota Fadly Amran mengapresiasi dukungan yang diberikan berbagai pihak. Ia menilai keberhasilan gerakan menjaga kebersihan memerlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW.
Fadly juga mengimbau warga membiasakan hidup bersih, tidak membuang sampah sembarangan, serta mulai memilah sampah sebelum dibuang. Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kota bersih di Indonesia.
Ia menambahkan, peluncuran Padang Sibersih menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan berlangsung pada 6–10 Agustus dengan tema Taste of Padang Experience Road to Gastronomy City.
Kebersihan kota dinilai menjadi faktor penting untuk menyambut wisatawan sekaligus mendukung cita-cita Padang sebagai kota tujuan wisata dan gastronomi.
Fadly menegaskan, pemerintah akan menerapkan program ini secara bertahap. Tahun pertama difokuskan pada sosialisasi kepada masyarakat, tahun kedua pada pelaksanaan secara menyeluruh, sedangkan tahap berikutnya akan diiringi dengan penegakan aturan yang lebih tegas terhadap pelanggaran terkait kebersihan.(da*)


