Notification

×

Iklan

Naik Kerinci via Solsel Tuntas 30 Jam

Jumat, 07 Agustus 2026 | 17:45 WIB Last Updated 2026-08-07T10:45:00Z

Enam anggota komunitas Beyond Run berhasil mencapai puncak Gunung Kerinci

Padang Aro, Rakyatterkini.com – Enam anggota komunitas Beyond Run berhasil mencapai puncak Gunung Kerinci melalui jalur Solok Selatan dan kembali ke titik awal dalam waktu sekitar 30 jam. 

Capaian tersebut menunjukkan bahwa rute yang selama ini dikenal membutuhkan waktu empat hingga lima hari dapat dilalui dalam waktu dua hari satu malam dengan persiapan dan perencanaan yang matang.

Perjalanan dilakukan pada 28–29 Juli 2026 dengan titik keberangkatan dari Visitor Center Solok Selatan. Dalam pendakian tersebut, para peserta mendapat pendampingan dari pemandu lokal. Kondisi cuaca yang cukup bersahabat serta pengaturan perjalanan yang terukur turut mendukung keberhasilan tim mencapai puncak dan menyelesaikan perjalanan kembali ke lokasi awal.

Salah seorang pendaki, Imam, menjelaskan bahwa karakter jalur Gunung Kerinci dari sisi Solok Selatan relatif lebih landai, khususnya pada sekitar delapan kilometer awal. Kondisi tersebut memungkinkan pendaki menghemat energi sebelum menghadapi medan yang lebih menanjak menuju kawasan puncak.

“Medannya relatif landai sehingga tenaga bisa dihemat sebelum memasuki tanjakan menuju puncak,” ujar Imam dalam Podcast Saruga pada 31 Juli 2026.

Meski memiliki bagian yang relatif landai, jalur tersebut tetap memberikan tantangan sekaligus pengalaman menarik bagi pendaki. Sepanjang perjalanan, mereka dapat menikmati suasana hutan hujan tropis yang masih terjaga, air terjun, pepohonan berukuran besar, kawasan hutan lumut, serta berbagai satwa liar.

Beberapa satwa yang dapat ditemui antara lain burung rangkong dan koloni siamang. Kondisi alam tersebut membuat perjalanan tidak sekadar berorientasi pada pencapaian puncak, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menikmati ekosistem hutan yang masih alami.

Pendaki lainnya, Mulazmi, menilai keunikan jalur Solok Selatan terletak pada pengalaman menyusuri kawasan hutan yang masih relatif terjaga.

Sementara itu, pemandu pendakian Javian Dery Kurniawan mengatakan keberadaan guide sangat dibutuhkan karena kondisi vegetasi yang lebat dapat membuat jalur kembali tertutup dalam waktu relatif cepat. Pemandu tidak hanya membantu memastikan keselamatan, tetapi juga mengatur ritme pendakian, menunjukkan lokasi sumber air, serta memberikan informasi mengenai kondisi medan dan keberadaan satwa.

Keberhasilan tim Beyond Run tersebut turut menjadi peluang bagi Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk semakin memperkenalkan jalur Kerinci melalui wilayah tersebut sebagai salah satu pilihan wisata petualangan di Sumatera Barat.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Solok Selatan, Pamil Ruskamdani, menyebut pengembangan jalur pendakian dapat memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian masyarakat.

Menurutnya, aktivitas pendakian turut menciptakan kebutuhan terhadap berbagai jasa, mulai dari penginapan atau homestay, penyediaan logistik, jasa pemandu dan porter, transportasi, hingga usaha kuliner masyarakat setempat.

“Pendaki membutuhkan homestay, logistik, jasa guide, porter, transportasi hingga kuliner. Semua itu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Pamil menambahkan, jalur Kerinci melalui Solok Selatan menawarkan alternatif bagi para pendaki dengan karakter perjalanan dan pemandangan alam yang berbeda dibandingkan jalur lainnya.

Untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut, Pemkab Solok Selatan juga melakukan pembenahan sejumlah infrastruktur. Upaya itu mencakup peningkatan akses menuju Visitor Center, pelebaran jalur menuju Camp Andalas, serta pembangunan jembatan dan jalan patroli yang dilakukan bersama Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Keberhasilan enam pendaki Beyond Run menyelesaikan perjalanan hingga puncak dan kembali dalam waktu sekitar 30 jam memperlihatkan potensi jalur Solok Selatan sebagai salah satu rute alternatif menuju Gunung Kerinci. Selain menawarkan tantangan bagi pencinta aktivitas alam, jalur tersebut juga memberikan kesempatan menikmati kekayaan hutan tropis yang masih terjaga.(DISKOMINFO)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update