Notification

×

Iklan

Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:48 WIB Last Updated 2026-08-06T05:48:00Z

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, kembali meraih penghargaan

Padang, Rakyatterkini.com – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, kembali meraih penghargaan di tingkat nasional atas kinerjanya dalam memimpin pemerintahan daerah. 

Kali ini, penghargaan Kartika Pamong Praja Madya diberikan oleh Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, memperkuat reformasi birokrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi, dalam upacara yang digelar di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu (5/8/2026).

Dalam sambutannya, Halilul Khairi menyampaikan bahwa Mahyeldi dinilai berhasil membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui berbagai inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, keberhasilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga terlihat dari kemampuannya menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam penanganan bencana yang membutuhkan kepemimpinan cepat, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Beliau telah menunjukkan kepemimpinan yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik. Karena itu, kami bangga menetapkan beliau sebagai Alumni Kehormatan IPDN," ujar Halilul Khairi.

Selain itu, Rektor IPDN turut memberikan apresiasi kepada para alumni APDN, STPDN, dan IPDN yang kini menduduki berbagai posisi strategis dan berkontribusi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar.

Menanggapi penghargaan tersebut, Mahyeldi mengungkapkan rasa syukur dan menegaskan bahwa penghargaan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah, pemerintah kabupaten dan kota, para alumni IPDN, serta dukungan masyarakat Sumatera Barat.

"Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, melainkan buah dari kerja keras seluruh aparatur pemerintah, pemerintah kabupaten dan kota, para alumni IPDN, serta masyarakat Sumatera Barat. Karena itu, penghargaan ini saya persembahkan bagi seluruh masyarakat Sumbar," katanya.

Mahyeldi menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Provinsi Sumbar untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, akuntabel, dan berfokus pada pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah pemerintahan tidak semata diukur dari besarnya anggaran atau banyaknya program yang dijalankan, tetapi dari kemampuan setiap kebijakan dalam menjawab kebutuhan masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Menurut Mahyeldi, aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab besar sebagai wajah negara. Karena itu, mereka tidak hanya dituntut menjalankan aturan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi, menyerap aspirasi masyarakat, dan memberikan pelayanan yang cepat, tepat, serta berkeadilan.

Lebih lanjut, ia menyebut penghargaan tersebut menjadi amanah untuk terus membangun budaya kerja yang inovatif, kolaboratif, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Ia menekankan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus dijaga melalui peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan.

Sebelum prosesi penganugerahan berlangsung, Mahyeldi juga memberikan pembekalan kepada para Praja IPDN asal Sumatera Barat. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para calon pamong untuk membangun kepemimpinan yang berintegritas, profesional, serta menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai prioritas utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Acara penganugerahan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan IPDN, ribuan Praja IPDN, Ketua IKAPTK Provinsi Sumbar Martias Wanto, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Jasman Rizal, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Zakri, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya menjadi bukti pengakuan atas komitmen Gubernur Mahyeldi dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update