Jakarta, Rakyatterkini.com – Upaya pencarian Muhammad Rifki, siswa kelas V SD yang menjadi korban serangan buaya di Sungai Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, berakhir dengan penemuan jasad korban. Di tengah operasi pencarian tersebut, warga juga berhasil menangkap lima ekor buaya yang berada di sekitar aliran sungai.
Kelima reptil itu diamankan secara bertahap. Dua ekor ditangkap warga pada Senin (24/8/2026) malam, sementara tiga lainnya berhasil ditangkap pada Selasa (25/8/2026).
Staf BPBD Kabupaten Mamuju Tengah, Ukki, membenarkan bahwa warga menangkap lima ekor buaya selama proses pencarian Rifki berlangsung.
“Jumlahnya lima ekor. Dua ditangkap Senin malam, kemudian tiga lainnya diamankan hari Selasa,” kata Ukki, dikutip dari iNews Mamuju, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, ukuran lima buaya yang berhasil ditangkap warga tergolong kecil. Kondisi tersebut berbeda dengan buaya yang diduga menyerang Rifki saat sedang mandi di sungai.
Dugaan itu diperkuat oleh keterangan ayah korban yang menyaksikan langsung kejadian tersebut. Ia melihat Rifki diterkam buaya dengan ukuran yang jauh lebih besar dibandingkan lima ekor yang telah diamankan.
“Berdasarkan keterangan ayah korban, buaya yang membawa korban bukan lima ekor yang ditangkap warga. Ukurannya jauh lebih besar,” jelas Ukki.
Buaya yang diduga menyerang Rifki disebut memiliki tubuh besar dengan warna kulit cenderung hitam. Hewan tersebut diduga masih berada di sekitar aliran Sungai Budong-Budong sehingga keberadaannya menjadi perhatian dalam proses penanganan kejadian.
Sementara itu, lima ekor buaya yang telah ditangkap warga direncanakan dipindahkan ke tempat penangkaran buaya di Desa Babana, Kabupaten Mamuju Tengah.
Setelah pencarian dilakukan secara intensif selama dua hari, tim SAR gabungan bersama BPBD dan masyarakat akhirnya menemukan Rifki. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dengan jasadnya mengapung tidak jauh dari titik awal korban dilaporkan hilang.
Tim kemudian mengevakuasi jasad Rifki dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarganya.
Penemuan korban tersebut sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian Muhammad Rifki.(da*)


