Jakarta, Rakyatterkini.com – Kasus siklosporiasis di Amerika Serikat terus meningkat. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mencatat 13.895 kasus yang telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium sejak 1 Mei 2026. Sejumlah kasus juga dilaporkan terjadi di Washington dan New York City.
CDC dalam keterangan resminya pada 12 Agustus 2026 menyebut jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025. Saat itu, hanya terdapat 1.180 kasus yang dilaporkan antara 1 Mei hingga 31 Agustus.
Selain kasus yang telah terkonfirmasi, sekitar 10.500 laporan lainnya masih dalam proses pemeriksaan dan analisis lebih lanjut.
Siklosporiasis termasuk penyakit yang wajib dilaporkan kepada otoritas kesehatan. Menurut CDC, pelaporan penyakit ini diberlakukan di 47 negara bagian, Distrik Columbia, serta New York City.
Dalam rentang 1 Mei hingga 10 Agustus 2026, penyakit tersebut tercatat menyebabkan dua kematian. Sementara itu, sebanyak 740 pasien harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Siklosporiasis merupakan infeksi pada saluran pencernaan yang disebabkan parasit mikroskopis bernama Cyclospora. Penyakit ini lebih sering ditemukan di Amerika Serikat ketika memasuki musim semi dan musim panas.
Penularannya dapat terjadi melalui konsumsi buah dan sayuran segar atau air yang telah tercemar parasit tersebut.
Meski demikian, CDC menjelaskan bahwa siklosporiasis pada umumnya bukan penyakit yang mengancam nyawa. Infeksi ini juga dapat ditangani menggunakan antibiotik.(da*)


