Notification

×

Iklan

Karhutla Kembali Terjadi di Gunung Bromo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:22 WIB Last Updated 2026-08-27T16:22:00Z

Kebakaran Gunung Bromo kembali terjadi di kawasan Cemoro Lawang

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kebakaran hutan dan lahan kembali melanda kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur. Titik api terpantau di lereng sebelah timur Jembatan Kaca Bromo Sky Bridge, Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Kamis (27/8/2026).

Api dilaporkan terus menjalar ke arah atas lereng hingga mendekati kawasan Homestay Tengger Indah. Asap pekat pun terlihat menyelimuti wilayah Cemoro Lawang dan sekitarnya.

Dari area kejadian, kepulan asap tampak membubung di sekitar jalur Jembatan Kaca Bromo hingga mendekati permukiman yang menjadi kawasan penginapan wisatawan.

Upaya penanganan juga menghadapi kendala karena terjadi longsor di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi lereng yang terjal dan medan yang sulit dijangkau membuat petugas harus ekstra berhati-hati saat menuju titik api.

Karyawan Jembatan Kaca Bromo, Hoyrudin Anang (47), menyebut kobaran api pertama kali diketahui pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurut Anang, api pada awalnya terlihat di bagian bawah lereng. Namun, kobaran kemudian merambat ke atas dan mendekati Homestay Tengger Indah. Pergerakan api juga terlihat mengarah ke dua sisi, yakni ke barat menuju Jembatan Kaca Bromo serta ke timur mengikuti tebing menuju kawasan Apsara Bromo Cafe and Villa.

Keberadaan longsor di sekitar titik kebakaran menjadi hambatan tersendiri dalam proses pemadaman. Selain kemiringan lereng yang cukup ekstrem, kondisi medan membuat akses petugas menuju sumber api menjadi terbatas.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, membenarkan munculnya titik api baru tersebut. BPBD segera mengirimkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Ia mengatakan sejumlah petugas telah berada di lapangan sejak pagi. Oemar juga bersiap menyusul tim yang lebih dahulu diberangkatkan untuk menangani kebakaran.

Saat ini, personel BPBD bersama petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan para relawan masih berusaha mengendalikan kobaran api. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat ke bangunan, permukiman, maupun kawasan wisata di sekitarnya.

Kebakaran di kawasan Cemoro Lawang ini terjadi setelah operasi penanganan karhutla di wilayah TNBTS sebelumnya dinyatakan berakhir. Dalam penanganan sebelumnya, kebakaran sempat berdampak terhadap lahan dengan luas lebih dari 1.000 hektare. Tim gabungan dilaporkan berhasil memadamkan api dan menyelamatkan sekitar 1.121,66 hektare lahan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update