Notification

×

Iklan

Indosat Luncurkan Zankore, Perkuat Infrastruktur AI

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:56 WIB Last Updated 2026-08-08T05:56:00Z

Indosat Gandeng Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Penguatan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di Indonesia memasuki babak baru. Indosat Ooredoo Hutchison berkolaborasi dengan Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA meluncurkan Zankore by Indosat, sebuah platform yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan komputasi AI berskala besar di kawasan Asia-Pasifik.

Platform tersebut dikembangkan sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur AI generasi terbaru. Dalam pengembangannya, kapasitas komputasi AI Factory berbasis NVIDIA DSX ditargetkan dapat mencapai hingga 1 gigawatt di kawasan Asia-Pasifik.

Zankore by Indosat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan komputasi yang terus meningkat, baik dari sisi kapasitas, keamanan maupun keandalan. Kehadirannya juga diarahkan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan AI di kawasan serta mempercepat penerapan agentic AI dan enterprise AI di berbagai sektor industri.

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, memberikan dukungan terhadap langkah tersebut. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan teknologi AI di dalam negeri, tetapi juga menjadi penyedia layanan bagi pasar regional.

Meutya mengatakan, kombinasi sumber daya dan talenta lokal dengan pengalaman global serta kerja sama strategis dapat mempercepat pembangunan infrastruktur AI yang berdaulat. Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai inisiatif yang mampu meningkatkan daya saing digital nasional sekaligus memastikan pemanfaatan AI memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Dukungan pendanaan jangka panjang dalam proyek ini diberikan oleh Ooredoo Group sebagai sponsor utama. Group CEO Ooredoo Group, Aziz Aluthman Fakhroo, menilai investasi pada infrastruktur AI merupakan langkah penting untuk mengantisipasi perkembangan ekonomi digital ke depan.

Menurut Aziz, infrastruktur AI telah berkembang menjadi komponen fundamental dalam ekonomi digital. Melalui Zankore, Ooredoo Group, Indosat, NVIDIA, dan Nokia menggabungkan keahlian masing-masing untuk membangun platform yang diharapkan mampu menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus mendukung perkembangan ekosistem AI di Asia Tenggara.

Dari sisi teknologi, Zankore menggunakan NVIDIA DSX sebagai arsitektur utama. Sistem tersebut mengintegrasikan sejumlah komponen penting, mulai dari komputasi berperforma tinggi, jaringan, kelistrikan, sistem pendingin hingga pengelolaan operasional dalam satu ekosistem.

Pada tahap awal, infrastruktur ini ditargetkan mampu menghadirkan kapasitas komputasi AI sebesar 200 megawatt pada semester pertama 2027. Kapasitas tersebut akan didukung prosesor NVIDIA GB300 NVL72.

Selain itu, penerapan NVIDIA DSX MaxLPS diklaim dapat meningkatkan efisiensi penggunaan daya komputasi hingga 40 persen dengan konsumsi listrik yang sama. Teknologi tersebut diharapkan membuat pengoperasian AI Factory menjadi lebih efisien dan optimal.

President Director sekaligus CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan kebutuhan terhadap infrastruktur AI akan terus bertambah seiring pergeseran pemanfaatan AI dari sekadar tahap percobaan menuju penggunaan nyata di berbagai bidang.

Ia menjelaskan, Zankore menjadi bagian dari ekosistem AI Indosat yang mencakup berbagai kapabilitas, mulai dari model AI seperti Sahabat-AI, jaringan pintar melalui AI Grid, hingga teknologi AI-RAN. Keseluruhan kemampuan tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi untuk mempercepat penerapan AI dalam skala luas.

Sementara itu, Nokia berperan menyediakan teknologi jaringan berkonsep AI-native untuk mendukung konektivitas infrastruktur tersebut. President and CEO Nokia, Justin Hotard, menyebut kebutuhan terhadap sistem AI yang berdaulat, aman, fleksibel, dan dapat diperluas semakin meningkat seiring meluasnya implementasi AI.

Menurutnya, pengembangan AI Factory membutuhkan integrasi yang kuat antara sistem komputasi, jaringan komunikasi dan pengendalian operasional. Teknologi jaringan AI-native Nokia dirancang untuk menyediakan konektivitas yang andal bagi infrastruktur AI generasi berikutnya.

Dari pihak NVIDIA, Senior Vice President of Telecom, Ronnie Vasishta, menilai keberadaan AI Factory akan menjadi bagian penting dari infrastruktur teknologi suatu negara maupun industri.

Ia menyebut dukungan accelerated computing dan model AI yang terbuka serta aman dari NVIDIA akan membantu Zankore memperkuat kemampuan Asia Tenggara dalam mengembangkan ekosistem AI. Kolaborasi tersebut juga dinilai berpotensi mendorong transformasi berbagai industri dan membuka peluang ekonomi baru.

Untuk menjalankan perusahaan tersebut, struktur manajemen Zankore diisi sejumlah eksekutif berpengalaman. Vikram Sinha dipercaya sebagai Director sekaligus Chairman of the Board. Posisi Director lainnya ditempati Aziz Aluthman Fakhroo, Thomas Chevanne, Vishal Gupta, dan Arijit Ranjan Sarker. Sementara Ulf Ewaldsson ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) Zankore.

Dengan hadirnya Zankore by Indosat, ekosistem teknologi di kawasan Asia-Pasifik diharapkan semakin berkembang. Platform ini juga diproyeksikan menjadi penggerak bagi perusahaan cloud, pelaku usaha, pemerintah, serta pengembang teknologi dalam mempercepat inovasi berbasis AI di berbagai sektor.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update