Notification

×

Iklan

Gua Kelelawar Padayo Disiapkan Jadi Wisata Edukasi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:11 WIB Last Updated 2026-08-30T10:11:00Z

Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau Goa Kelelawar 

Padang, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kota Padang terus mendorong pengembangan pariwisata yang mengedepankan kelestarian lingkungan. Salah satu kawasan yang tengah mendapat perhatian adalah Gua Kelelawar Padayo di Kompleks PT Semen Padang, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Potensi wisata di kawasan tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran pada Sabtu (29/8/2026). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Kepala Dinas Pariwisata Yenni Yuliza, Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), manajemen PT Semen Padang, serta sejumlah pihak terkait.

Menurut Fadly, Gua Kelelawar Padayo memiliki prospek besar untuk dikembangkan menjadi objek wisata alam sekaligus sarana edukasi. Selain menyuguhkan pemandangan alam yang menarik, gua tersebut memiliki kekayaan geologi berupa formasi batuan karst. Kawasan ini juga masih menjadi habitat bagi empat jenis kelelawar.

Fadly mengatakan, keberadaan berbagai formasi batuan di dalam gua dapat menjadi media pembelajaran bagi wisatawan mengenai kondisi geologi, termasuk proses terbentuknya ruang dan bukaan gua.

"Formasi-formasi batu ini cukup lengkap di sini. Kita bisa belajar tentang cave opening dan berbagai formasi batuan yang kebanyakan bisa kita lihat di sini," kata Fadly saat meninjau lokasi.

Meski pengembangan wisata akan terus dilakukan, ia mengingatkan agar pembangunan fasilitas tidak mengorbankan kondisi alami kawasan. Menurutnya, kelestarian ekosistem gua harus menjadi perhatian utama, terutama karena kawasan tersebut masih menjadi habitat kelelawar.

Ia juga meminta Pokdarwis memastikan setiap pembangunan yang dilakukan nantinya tetap mempertahankan keaslian gua dan tidak mengganggu kehidupan satwa yang berada di dalamnya.

Tidak hanya kawasan gua, lingkungan di sekitarnya juga menawarkan panorama pegunungan yang masih asri. Sejumlah fasilitas seperti pondok dan saung telah tersedia sebagai ruang bagi pengunjung untuk beristirahat maupun melakukan berbagai aktivitas rekreasi.

Fadly berharap pengelolaan Gua Kelelawar Padayo dapat terus menjaga keindahan alam sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengembangan destinasi tersebut juga dinilai sejalan dengan program unggulan Pemko Padang, yakni Jelajah Padang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza menjelaskan bahwa penataan kawasan Gua Kelelawar Padayo telah dilakukan secara bertahap sejak 2025.

Kolaborasi antara Pemko Padang, PT Semen Padang, dan masyarakat telah menghasilkan sejumlah fasilitas penunjang, di antaranya penerangan, jalan setapak, jembatan, serta sarana pendukung lainnya.

Ke depan, pemerintah akan melakukan penataan lebih lanjut agar kawasan tersebut semakin menarik bagi wisatawan, termasuk wisatawan yang memiliki ketertarikan khusus terhadap aktivitas alam.

Yenni menyebut sejumlah rencana pengembangan meliputi pembenahan jalur di dalam gua, pengembangan wisata panjat tebing, penataan saung, pemasangan papan petunjuk, hingga CCTV. Di area luar gua, pemerintah juga merencanakan pembangunan camping ground.

Untuk meningkatkan kemudahan akses, Pemko Padang tengah menyiapkan rencana pembukaan jalan baru menuju kawasan wisata tersebut. Dengan jalur baru ini, akses menuju Gua Kelelawar Padayo diharapkan tidak lagi harus melewati jalur yang berada di kawasan operasional industri PT Semen Padang.

Menurut Yenni, lahan untuk pembangunan akses baru tersebut telah tersedia. Sementara pembiayaan pembangunan jalan akan diupayakan melalui kerja sama antara Pemko Padang, DPRD Kota Padang, dan PT Semen Padang.

Dengan kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta panorama alam yang dimilikinya, Gua Kelelawar Padayo berpeluang dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata edukasi berbasis lingkungan di Kota Padang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update