Bukittinggi, Rakyatterkini.com – Dua kakak beradik asal Bukittinggi, Rafki Aulia Pramana dan Azilla Neysha Pramana, berhasil menorehkan prestasi membanggakan melalui kiprah mereka sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).
Keduanya merupakan putra-putri pasangan Iptu Prevue Ibra dan Purnama Lestari. Sang kakak, Rafki, dipercaya menjadi komandan Paskibra pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne, Australia, Senin (17/8/2026).
Rafki yang kini berusia 20 tahun sedang menempuh pendidikan Bachelor of Engineering (Honours) di Monash University Clayton, Melbourne. Alumni SMA 2 Kweek School tahun 2024 tersebut menjalankan tugasnya dengan penuh percaya diri saat memimpin pasukan pengibar bendera.
Tugas itu tidak diraih dengan mudah. Sebagai mahasiswa semester tiga, Rafki harus membagi waktu antara kegiatan perkuliahan dan latihan Paskibra di Gedung KJRI. Jarak antara kampus dan lokasi latihan juga cukup jauh, dengan waktu perjalanan lebih dari satu jam menggunakan bus dan kereta api.
Berkat kedisiplinan, ketekunan, dan latihan yang konsisten, Rafki mampu menjalankan amanah tersebut dengan baik. Prestasinya sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga dan membawa nama baik Indonesia di Australia.
Semangat sang kakak kemudian menjadi inspirasi bagi Azilla Neysha Pramana. Siswi kelas XI F.6 SMA Negeri 2 Bukittinggi yang akrab disapa Zilla itu berhasil melewati seleksi ketat Paskibraka Kota Bukittinggi 2026.
Dalam proses seleksi yang berlangsung secara maraton sejak Juni 2026, Zilla harus bersaing dengan lebih dari 300 peserta. Ia akhirnya terpilih sebagai bagian dari “Pasukan Istimewa” yang mendapat tugas mengibarkan sekaligus menurunkan bendera Merah Putih.
Keberhasilan Rafki lebih dahulu lolos sebagai calon Paskibraka KJRI Melbourne menjadi salah satu motivasi bagi Zilla untuk mengikuti seleksi Paskibraka Kota Bukittinggi.
Rafki dan Zilla kini telah menuntaskan tugas mereka dengan baik. Namun, perjalanan keduanya masih panjang. Selain menjalankan tanggung jawab sebagai generasi muda, pendidikan tetap menjadi prioritas utama yang harus mereka perjuangkan untuk meraih masa depan.(da*)


