Padang Pariaman, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman segera memulihkan akses transportasi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi melalui pembangunan kembali Jembatan Anduriang dan Jembatan Sikabu.
Kedua jembatan tersebut memiliki peran penting dalam menghubungkan wilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga. Pembangunan Jembatan Sikabu menjadi perhatian khusus karena infrastruktur tersebut telah dua kali mengalami kerusakan akibat diterjang banjir dan kini akan dibangun untuk ketiga kalinya.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) mengatakan pembangunan kembali kedua jembatan diarahkan untuk memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap bencana.
Untuk Jembatan Anduriang, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp47 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun struktur jembatan baru yang lebih kuat sehingga akses transportasi warga tetap terjaga ketika terjadi cuaca ekstrem.
Sementara itu, pembangunan Jembatan Sikabu akan disertai peningkatan spesifikasi teknis dan penguatan fondasi. Langkah tersebut dilakukan agar jembatan memiliki daya tahan lebih baik dalam menghadapi kemungkinan banjir kembali.
Upaya pengurangan risiko bencana juga dilakukan melalui normalisasi Batang Anai. Pekerjaan ini ditujukan untuk mengurangi ancaman luapan sungai yang dapat berdampak pada jembatan maupun permukiman warga di sekitarnya.
"Pemulihan konektivitas di Padang Pariaman merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana Sumatera Barat. Secara bertahap, pemerintah pusat memproyeksikan alokasi sekitar Rp19 triliun untuk program tersebut pada 2025 hingga 2028," kata JKA setelah meninjau lokasi bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Sabtu (22/8/2026).
Pembangunan kedua jembatan diharapkan dapat mengembalikan mobilitas masyarakat secara optimal. Selain membuka kembali akses antarwilayah, proyek tersebut juga ditargetkan menghasilkan infrastruktur yang lebih tangguh sehingga mampu menghadapi potensi bencana serupa pada masa mendatang.(da*)


