Notification

×

Iklan

DLH Padang Buka Rekrutmen 60 Penggerak Pilah

Senin, 24 Agustus 2026 | 18:55 WIB Last Updated 2026-08-24T11:55:00Z

Pemko Padang Rekrut 60 Penggerak Pilah

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mencari cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka rekrutmen 60 orang Penggerak Pilah.

Para Penggerak Pilah nantinya akan turun langsung ke masyarakat selama 100 hari kerja. Mereka akan mengikuti rute pelayanan petugas Layanan Pengelolaan Sampah (LPS) di sejumlah kelurahan di Kota Padang.

Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengatakan program tersebut dirancang untuk mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya, baik di rumah maupun tempat usaha.

Menurutnya, keberadaan petugas di lapangan diharapkan dapat membuat masyarakat lebih konsisten dalam menerapkan pemilahan sampah.

“Perubahan perilaku menjadi tujuan utama program ini. Masyarakat juga biasanya lebih terdorong ketika mengetahui aktivitasnya dipantau dan dicatat, terlebih saat melihat lingkungan sekitarnya melakukan hal serupa,” kata Fadelan, Senin (24/8/2026).

Dalam pelaksanaannya, Penggerak Pilah bertugas melakukan pemeriksaan, pendataan, memberikan edukasi, serta memantau penerapan pemilahan sampah. Pendataan dilakukan dari rumah ke rumah untuk mengetahui kondisi masyarakat.

Warga nantinya dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yakni mereka yang sudah memilah sampah sesuai aturan, warga yang telah memilah tetapi belum tepat, serta warga yang belum melakukan pemilahan sama sekali.

Sistem pemilahan yang diterapkan cukup sederhana. Masyarakat hanya perlu memisahkan sampah menjadi dua kelompok, yaitu sisa makanan dan sampah lainnya.

Sisa makanan harus ditempatkan secara terpisah dan akan diangkut menggunakan wadah khusus yang tersedia pada kendaraan roda tiga LPS. Sedangkan sampah lainnya tetap dimasukkan ke dalam kantong dan tidak boleh tercampur dengan sisa makanan.

Pendataan tersebut juga akan menjadi bagian penting dalam penerapan kebijakan retribusi sampah. Pemko Padang tengah menyiapkan aturan mengenai pemberian subsidi retribusi berdasarkan kepatuhan masyarakat dalam memilah sampah.

Fadelan menjelaskan, data hasil pemantauan akan menunjukkan warga yang sudah melakukan pemilahan dengan benar, yang masih perlu diperbaiki, serta yang belum melakukan pemilahan.

“Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan perlakuan terhadap warga yang sudah maupun belum menjalankan pemilahan sampah,” ujarnya.

Dengan demikian, masyarakat yang disiplin memilah sampah sesuai ketentuan tetap berhak memperoleh subsidi retribusi. Sebaliknya, warga yang tidak mau melakukan pemilahan akan dikenakan retribusi dengan tarif normal.

DLH Padang juga mengajak ketua RT, RW, dan pengelola bank sampah untuk terlibat dalam program tersebut. Peran mereka dinilai penting untuk membantu memberikan pemahaman sekaligus membangun kebiasaan memilah sampah di lingkungan masing-masing.

Rekrutmen Penggerak Pilah terbuka bagi mahasiswa maupun lulusan perguruan tinggi. Calon peserta harus memiliki kesiapan bekerja di lapangan, teliti, jujur, komunikatif, serta mampu mengenali wilayah kerja.

Selain itu, peserta diharapkan dapat membaca peta, menggunakan telepon pintar dan aplikasi pendukung, serta mengikuti jadwal operasional pelayanan LPS.

Pendaftaran dilakukan secara langsung di Kantor DLH Kota Padang. Informasi mengenai rekrutmen juga tersedia melalui akun Instagram resmi DLH Padang, @dlh_padang. Pendaftaran dibuka hingga Rabu, 2 September 2026.

Melalui program ini, DLH Kota Padang menargetkan pemilahan sampah tidak berhenti sebatas imbauan. Pemerintah ingin kebiasaan tersebut benar-benar diterapkan masyarakat secara konsisten, terpantau, dan dapat berlangsung dalam jangka panjang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update