Notification

×

Iklan

Dari Benang Jadi Peluang Ekonomi, Ny Lise Dorong Tenun Lintau Naik Kelas

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:17 WIB Last Updated 2026-08-20T13:17:00Z

Ketua Dekranasda Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra, kunjungi UPT Tenun di Lintau, Kamis (20/8/2026). 

Tanah Datar, Rakyatterkini.com — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra, mengunjungi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tenun di Lintau, Kamis (20/8/2026). 

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses produksi tenun sekaligus berdialog dengan para pelaku UMKM dan penenun lokal. 

Ny. Lise menegaskan bahwa fungsi utama UPT Tenun bukan sekadar fasilitas fisik yang megah, melainkan dampaknya terhadap sumber daya manusia.

"Saya selalu percaya, keberadaan sebuah UPT tidak cukup hanya dilihat dari bagusnya gedung atau lengkapnya peralatan. Yang jauh lebih penting adalah seberapa besar fasilitas tersebut mampu menumbuhkan manusia di dalamnya—menambah keterampilan, membuka peluang usaha, memperluas pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Ny. Lise.

Beliau berharap UPT Tenun Lintau dapat bertransformasi menjadi wadah edukasi dan inovasi yang berkelanjutan. Fasilitas ini harus menjadi rumah tumbuh bagi para penenun agar mereka mampu memahami kebutuhan pasar terkini dan tampil sebagai pelaku usaha yang mandiri serta profesional.

Kepada para perajin yang hadir, Ketua Dekranasda memberikan motivasi agar tetap tekun dan konsisten dalam menghadapi tantangan pasar.

"Membangun usaha memang membutuhkan kesabaran. Pasar tidak selalu terbentuk dalam sehari, kepercayaan konsumen juga membutuhkan waktu. Tetapi selama kita menjaga kualitas, konsistensi, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar, insyaAllah selalu ada jalan untuk bertumbuh," tambahnya.

Ia juga mengingatkan dukungan pemerintah melalui fasilitas dan pelatihan tidak akan maksimal tanpa adanya dorongan internal dari para pelaku usaha sendiri. Keberanian untuk naik kelas harus lahir dari komitmen personal perajin.

Menutup arahannya, Ny. Lise menekankan bahwa tenun memiliki nilai filosofis dan ekonomi yang tinggi bagi masyarakat Tanah Datar.

"Tenun bukan hanya selembar kain. Di dalam setiap helainya ada keterampilan, kesabaran, identitas budaya, sekaligus harapan ekonomi sebuah keluarga. Mari kita jaga warisannya, kita tingkatkan kualitasnya, kita perluas pasarnya, dan yang terpenting, kita sejahterakan tangan-tangan yang menenunnya. Tenun lestari, UMKM mandiri, ekonomi masyarakat bertumbuh," pungkasnya. (Farid) 


IKLAN



×
Berita Terbaru Update