Notification

×

Iklan

Coffee Beer Eng Djoe Bo, Legenda Kuliner Padang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:18 WIB Last Updated 2026-08-08T14:18:00Z

Eng Djoe Bo Baru berdiri sejak 1971 di Kota Padang

Padang, Rakyatterkini.com – Di tengah pesatnya pertumbuhan kedai kopi dan gerai minuman modern, Coffee Beer Eng Djoe Bo Baru masih mampu mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu kuliner legendaris di Kota Padang. Kedai yang berada di Jalan Pasa Borong, Kecamatan Padang Barat, ini telah beroperasi sejak 1971 dan hingga kini masih ramai didatangi masyarakat yang ingin menikmati minuman dengan cita rasa khas.

Pemilik Eng Djoe Bo Baru, Fredianto, mengungkapkan bahwa kedai yang dikelolanya merupakan cabang dari usaha keluarga yang telah berdiri jauh sebelumnya di kawasan Pasa Gadang. Kedai tersebut disebut telah ada sejak dekade 1920-an dan saat itu dikelola oleh sang kakek.

Menurut Fredianto, dirinya kemudian membuka cabang sendiri di kawasan Pasa Borong pada 1971. Sejak saat itu, usaha tersebut terus berjalan dan mempertahankan minuman khas yang menjadi identitas kedainya.

“Awalnya Eng Djoe Bo berdiri di Pasa Gadang pada tahun 1920-an dan merupakan usaha milik kakek saya. Kemudian pada 1971 saya mendirikan kedai sendiri di sini,” ujar Fredianto.

Ia menjelaskan, Coffee Beer sebenarnya merupakan minuman berbahan dasar kopi moka. Penyebutan “Coffee Beer” bukan berarti minuman tersebut mengandung alkohol. Nama itu digunakan karena minuman ini menghasilkan buih yang sekilas menyerupai bir.

Dalam proses pembuatannya, Coffee Beer menggunakan sejumlah bahan, di antaranya kopi moka, pasta, gula, air, serta karbon dioksida (CO₂). Perpaduan tersebut menghasilkan minuman yang memiliki sensasi segar ketika dikonsumsi, terutama saat disajikan dalam kondisi dingin.

Fredianto menyebut kandungan kopi dalam Coffee Beer tidak terlalu dominan. Namun, pelanggan juga kerap mengombinasikannya dengan bahan lain untuk mendapatkan rasa yang berbeda.

“Memang ada kandungan kopi, tetapi jumlahnya tidak banyak. Ada pelanggan yang mencampurnya dengan kopi. Bahkan ada yang menambahkan susu dan kopi sehingga rasanya menjadi lebih khas,” tuturnya.

Coffee Beer biasanya dinikmati dengan tambahan es batu. Meski demikian, kreativitas pelanggan membuat minuman tersebut juga sering dipadukan dengan berbagai bahan sesuai selera masing-masing.

Salah seorang pelanggan, Hifzi Rinaldi, mengaku sudah cukup lama menikmati Coffee Beer dari Eng Djoe Bo Baru. Ia memilih kedai tersebut karena menilai cita rasa minumannya masih mempertahankan karakter resep yang telah dikenal sejak dahulu.

“Kalau cuaca sedang panas, Coffee Beer paling enak diminum dengan es karena terasa menyegarkan. Saya biasanya membeli satu rak botol untuk dinikmati bersama teman-teman, kira-kira seminggu sekali,” ungkapnya.

Saat ini, Eng Djoe Bo Baru menawarkan dua varian penyajian. Pelanggan dapat menikmati Coffee Beer secara langsung dengan tambahan es batu atau memilih varian yang dipadukan dengan susu.

Keberadaan Eng Djoe Bo Baru menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih mampu bertahan di tengah maraknya minuman kekinian. Dengan tetap menjaga resep yang diwariskan lintas generasi, kedai ini tidak hanya menawarkan minuman khas, tetapi juga ikut mempertahankan salah satu bagian dari sejarah kuliner Kota Padang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update