![]() |
| Bupati Tanah Datar Eka Putra menghadiri pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) |
PBAK tahun ini diikuti sebanyak 1.288 mahasiswa baru dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Eka Putra menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada UIN Mahmud Yunus Batusangkar atas terselenggaranya penerimaan mahasiswa baru sekaligus kegiatan PBAK tahun 2026. Ia juga menyambut para mahasiswa yang datang dari berbagai wilayah di Sumatera Barat maupun luar provinsi.
Menurut Eka Putra, kehadiran mahasiswa baru menjadi semangat sekaligus harapan baru bagi perguruan tinggi, masyarakat, daerah, dan bangsa. Karena itu, ia meminta mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, mengasah keterampilan, serta membangun karakter yang kuat.
“Sebagai mahasiswa, kalian harus bangga dan bersyukur bisa menuntut ilmu di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Manfaatkan waktu empat tahun masa kuliah untuk meningkatkan kapasitas diri, skill, wawasan dan kepribadian, sehingga menjadi generasi yang beriman, berilmu, berkualitas dan berdaya saing,” katanya.
Bupati juga mengingatkan mahasiswa agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin cepat. Menurutnya, kemajuan teknologi harus dijadikan sarana untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang bagi masa depan.
“Kalian mahasiswa baru adalah anak-anak hebat. Saya berpesan, jangan sampai kita kalah dengan kemajuan teknologi, tetapi harus kita kuasai. Genggamlah masa depan untuk lebih baik,” tegasnya.
Eka Putra menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan.
Hal tersebut sejalan dengan Misi Kedua Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, yaitu mewujudkan transformasi sosial melalui peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Ia berharap UIN Mahmud Yunus Batusangkar tidak hanya melahirkan lulusan yang unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Semoga UIN Mahmud Yunus mampu mencetak mahasiswa sebagai agen perubahan yang kelak menjadi cendekiawan muslim dan pemimpin masa depan untuk memajukan daerah dan Indonesia,” harap Eka Putra.
Sementara itu, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Prof. Delmus Puneri Salim mengatakan, mahasiswa baru akan memulai proses pendidikan sesuai dengan bidang ilmu dan minat yang mereka pilih.
Ia menyebutkan, setelah menyelesaikan pendidikan, para mahasiswa diharapkan mampu mengambil berbagai peran di masyarakat, baik sebagai akademisi, profesional, birokrat, pengusaha, pendakwah, peneliti maupun penggerak sosial.
“Beragam profesi dan pengabdian akan menanti mereka. Namun, semuanya berawal dari tempat yang sama, yakni UIN Mahmud Yunus Batusangkar,” ujarnya.
Rektor mengajak seluruh mahasiswa baru menjadikan masa kuliah sebagai kesempatan untuk menggali dan mengembangkan potensi masing-masing. Ia menekankan bahwa kebersamaan selama menjalani pendidikan tetap harus diiringi dengan semangat untuk mengembangkan keunikan dan kemampuan pribadi.
“Hari ini kita memulai perjalanan bersama. Warna putih yang kita kenakan menjadi simbol kebersamaan, tetapi setiap mahasiswa tetap memiliki potensi dan perjalanan masing-masing untuk dikembangkan di kampus ini,” tambahnya.
Pada kegiatan tersebut, Prof. Delmus Puneri Salim turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar atas dukungan yang diberikan terhadap pengembangan dunia pendidikan di daerah.
Ketua Pelaksana PBAK 2026, Yanti Mulya Sari, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini mengangkat tema “Menyemai Peradaban, Menggerakkan Masa Depan.” Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, 26–28 Agustus 2026.
Menurutnya, agenda PBAK dimulai sejak pukul 04.30 hingga 10.00 WIB. Kegiatan diawali dengan Salat Subuh berjamaah atau Subuh Mubarak, kemudian dilanjutkan dengan berbagai materi mengenai kehidupan akademik, lingkungan kampus, organisasi kemahasiswaan, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
(Farid)


