Notification

×

Iklan

BNN Tangkap Bos Gendut di Kampung Bahari

Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:38 WIB Last Updated 2026-08-16T05:38:00Z

Aparat menyita narkotika jenis ganja hingga senpi dari penangkapan bandar narkoba

Jakarta, Rakyatterkini.com — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar operasi pemberantasan narkoba di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menangkap seorang bandar narkoba yang dikenal dengan nama MR alias Bos Gendut.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Roy Hardy Siahaan mengatakan, MR lebih dahulu diamankan petugas sebelum dibawa ke Kampung Bahari untuk mengembangkan penyelidikan. Tersangka kemudian diminta menunjukkan lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan narkoba milik jaringannya.

Saat petugas melakukan pengembangan di lokasi, sejumlah orang yang diduga merupakan loyalis MR berusaha menghalangi operasi. Mereka bahkan melakukan perlawanan dengan melemparkan mercon ke arah petugas. Namun, aksi tersebut berhasil dihentikan dan beberapa orang turut diamankan.

Buronan Sejak 2025

BNN menyebut MR bukan nama baru dalam kasus peredaran narkoba. Dia telah masuk dalam daftar pencarian sejak November 2025 terkait pengungkapan kasus kepemilikan sabu seberat 98 kilogram.

"MR atau Bos Gendut merupakan buronan dalam perkara narkotika yang diungkap pada 7 November 2025," ujar Roy.

Dalam penggerebekan terbaru, MR diamankan bersama dua orang yang diduga menjadi bagian dari kelompoknya. Petugas juga menemukan berbagai barang bukti, di antaranya narkotika jenis ganja atau gorila, uang tunai, senjata api, amunisi, samurai, telepon seluler, serta sejumlah aset.

BNN turut menyita kendaraan yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut. Beberapa kendaraan yang diamankan antara lain BMW dan Vespa.

MR sendiri ditangkap di sebuah klinik kecantikan di kawasan Mangga Besar. Setelah diamankan, tersangka dibawa ke Kampung Bahari untuk membantu petugas mengembangkan penyelidikan terhadap jaringan yang selama ini dijalankannya.

Pemasok Narkoba Antarprovinsi

BNN menyatakan MR diduga telah lama menjalankan bisnis narkoba dan memiliki jaringan yang tidak hanya beroperasi di Jakarta. Jaringannya disebut terhubung dengan sejumlah pihak di berbagai provinsi.

Roy menjelaskan, petugas masih mengejar sejumlah anggota jaringan yang diduga membawa narkoba dari luar daerah menuju Kampung Bahari. Penyelidikan juga terus dilakukan untuk mengetahui peran masing-masing pelaku.

Sementara itu, dua orang yang ditangkap bersama MR masih menjalani pemeriksaan. BNN masih mendalami sejauh mana keterlibatan mereka dalam jaringan Bos Gendut.

Bandar Lain Masih Diburu

Penangkapan MR tidak menghentikan operasi BNN di Kampung Bahari. Petugas masih membidik sejumlah bandar besar lain yang diduga menjalankan bisnis narkoba di kawasan tersebut.

Roy menyebut dua nama yang menjadi perhatian petugas, yakni Arif alias Lopes dan Kimmul. Keduanya diduga memiliki senjata api.

Dalam pengembangan kasus, BNN juga melakukan penggeledahan terhadap sejumlah lokasi. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari MR, petugas menduga masih terdapat sabu sekitar 1 kilogram, ekstasi, vape, uang tunai, serta senjata jenis Glock di salah satu lokasi.

BNN menduga sejumlah bandar besar di Kampung Bahari telah menyiapkan senjata ilegal untuk menghadapi aparat. Mereka juga disebut mengerahkan orang-orang yang berada di bawah pengaruhnya untuk melakukan perlawanan ketika petugas menjalankan operasi.

Penyelidikan terhadap jaringan narkoba di Kampung Bahari hingga kini masih berlangsung. BNN menyatakan akan terus mengejar para pelaku lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update