Notification

×

Iklan

BGN Suspend SPPG Karangturi Usai Dugaan Keracunan MBG

Senin, 03 Agustus 2026 | 06:47 WIB Last Updated 2026-08-02T23:47:00Z

Kepala BGN Sudaryono saat menjenguk siswa korban insiden MBG di Kota Semarang.

Jakarta, Rakyatterkini.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi setelah ratusan siswa SMKN 6 Semarang diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan tersebut diambil sambil menunggu hasil investigasi yang sedang dilakukan. Selain penghentian sementara, BGN juga memberikan surat peringatan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan layanan, mulai dari mitra, yayasan, pengelola SPPG, hingga koordinator wilayah (Korcam).

Pernyataan itu disampaikan Sudaryono saat mengunjungi para korban di Semarang pada Sabtu (1/8/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan para siswa dan guru memperoleh penanganan medis yang memadai.

Dalam kesempatan itu, Sudaryono mendatangi beberapa rumah sakit yang merawat korban, di antaranya RS Permata Medika, RS Bhakti Tamtama, dan RS Pantiwilasa Citarum.

Data Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat sebanyak 707 orang diduga menjadi korban keracunan massal setelah mengonsumsi makanan MBG yang dibagikan di sekolah pada Jumat (31/7/2026). Korban terdiri dari 693 siswa dan 14 guru SMKN 6 Semarang.

Sebagian besar korban mengalami keluhan seperti pusing, mual, dan muntah tidak lama setelah menyantap makanan tersebut. Beberapa di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan lainnya cukup mendapatkan penanganan rawat jalan.

Sudaryono menegaskan bahwa tim investigasi masih bekerja untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut. Menurutnya, kesimpulan baru akan ditetapkan setelah seluruh hasil pemeriksaan medis dan investigasi selesai dilakukan secara menyeluruh.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update