Jakarta, Rakyatterkini.com — Rangkaian kirab Bendera Merah Putih dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka pada Senin (17/8/2026) menyuguhkan pemandangan menarik dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kirab tersebut dibuka oleh 45 personel Polisi Militer yang bertugas sebagai pasukan pengawal bermotor. Jumlah 45 dipilih bukan tanpa alasan, melainkan merepresentasikan tahun 1945, saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.
Dari 45 personel tersebut, 15 anggota Polisi Militer wanita berada di posisi paling depan. Mereka bertugas memimpin pengawalan rombongan dalam perjalanan menuju Istana Merdeka.
Keunikan lainnya terlihat dari kendaraan yang digunakan. Para personel mengendarai sepeda motor listrik sehingga suasana pengawalan terdengar lebih tenang dibandingkan penggunaan sepeda motor konvensional.
Pemanfaatan motor listrik juga menjadi simbol penerapan teknologi modern sekaligus bentuk perhatian terhadap aspek lingkungan dalam pelaksanaan kegiatan kenegaraan.
Setelah rombongan 45 motor pengawal meninggalkan Monas, kirab dilanjutkan oleh pasukan lain yang mengiringi Kereta Kencana Garuda Prabayeksa. Kereta tersebut membawa Purna Paskibraka Duta Pancasila 2025.
Perjalanan kirab turut mendapat pengawalan dari Drum Corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian, 114 Resimen Kavaleri Berkuda Ronggolawe, serta 78 pasukan kerajaan Nusantara.
Seluruh rombongan kemudian bergerak menuju Istana Merdeka untuk mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kehadiran 45 motor pengawal di bagian depan kirab menjadi simbol yang mengingatkan masyarakat terhadap tahun 1945 sebagai tonggak kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, penggunaan kendaraan listrik menunjukkan bahwa semangat perayaan kemerdekaan dapat berjalan seiring dengan kemajuan teknologi dan kepedulian terhadap lingkungan.(da*)


