Notification

×

Iklan

4 Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato

Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:22 WIB Last Updated 2026-08-14T06:22:00Z

Pemakaman empat penambang emas yang tertimbun longsor

Jakarta, Rakyatterkini.com   – Bencana tanah longsor terjadi di kawasan pertambangan emas di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Peristiwa tersebut menyebabkan empat penambang asal Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, meninggal dunia setelah tertimbun material longsor saat bekerja pada malam hari.

Keempat korban diketahui bernama Pandra Jalilu, Miman Ibura, Sandi Bilondatu, dan Fiki Larama. Salah seorang korban tercatat masih menjalani pendidikan sebagai mahasiswa.

Kepala Desa Bendungan, Mus Yasin, menjelaskan bahwa para korban mulai melakukan aktivitas penambangan setelah salat Isya. Mereka tetap bekerja meski kawasan tersebut memiliki medan terjal dan dikenal memiliki risiko longsor yang cukup tinggi.

Menurutnya, kondisi ekonomi menjadi salah satu alasan warga tetap mencari penghasilan di lokasi tersebut. Namun, musibah terjadi ketika tebing di area tambang tiba-tiba runtuh dan material tanah menimbun para penambang.

Proses pencarian dan evakuasi sempat menghadapi kendala karena lokasi berada di medan yang sulit serta minim penerangan. Tim gabungan akhirnya berhasil mengeluarkan keempat korban dari timbunan pada sekitar tengah malam.

“Lokasinya memang rawan bencana, namun warga tetap beraktivitas untuk mencukupi kebutuhan ekonomi,” ujar Mus Yasin, Kamis (13/8/2026).

Setelah berhasil dievakuasi, seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Panua Pohuwato untuk mendapatkan penanganan serta menjalani pemeriksaan medis.

Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga dan dibawa pulang ke Desa Bendungan menggunakan ambulans. Kedatangan para korban di rumah duka disambut suasana haru dan tangis keluarga.

Setelah prosesi salat jenazah, keempat korban kemudian dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di kampung halaman mereka.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update