Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang menggelar Turnamen Sepak Bola U-13 Piala Wali Kota Padang 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong pembinaan atlet muda.
Kompetisi tersebut resmi dimulai di Lapangan Sepak Bola Kampung Pisang, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (30/8/2026).
Turnamen yang dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan September 2026 itu diikuti 24 tim yang berasal dari sejumlah wilayah di Kota Padang. Ajang ini menjadi kesempatan bagi pesepak bola usia dini untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran. Sejumlah pejabat dan tokoh olahraga turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Ketua KONI Kota Padang Erianto, Ketua Askot PSSI Kota Padang Mastilizal Aye, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, serta Lurah Batipuh Panjang Saputra Herianto.
Fadly Amran mengatakan, pelaksanaan Piala Wali Kota Padang U-13 menjadi bagian dari pengaktifan program Padang Balomba yang merupakan salah satu bagian dari Program Unggulan Padang Juara.
Menurutnya, kompetisi sepak bola pada kelompok usia muda sangat penting karena dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman yang menjadi bekal menuju level yang lebih tinggi.
"Turnamen ini menjadi wadah untuk menemukan talenta-talenta muda yang memiliki potensi berkembang hingga ke klub profesional. Kami memberikan apresiasi kepada Askot PSSI Kota Padang, KONI Kota Padang, serta Ketua DPRD Kota Padang atas dukungannya terhadap berbagai kompetisi sepak bola," kata Fadly Amran saat membuka turnamen.
Selain menjadi sarana pembinaan prestasi, Fadly menilai kegiatan olahraga yang dilakukan secara terarah juga membawa manfaat bagi kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, kegiatan positif seperti kompetisi olahraga dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan aktivitasnya secara produktif.
Ia berharap semakin banyak anak dan remaja di Kota Padang yang terlibat dalam kegiatan olahraga sehingga dapat mengurangi potensi terjadinya kenakalan remaja.
"Melalui berbagai kegiatan olahraga, para remaja bisa menyalurkan energi mereka ke kegiatan yang positif. Dengan begitu, kita juga berharap angka kenakalan remaja dapat ditekan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Padang Mastilizal Aye menyampaikan bahwa sepak bola tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga berperan dalam membangun karakter pemain sejak usia dini.
Ia menyebut pertandingan dapat melatih anak untuk mengambil keputusan dengan cepat, berkomunikasi, serta bekerja sama dengan rekan satu tim. Berbagai pengalaman tersebut dinilai menjadi pembelajaran penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Sepak bola bukan hanya soal kemampuan memainkan bola. Dari pertandingan, anak-anak belajar berpikir cepat dan membangun kerja sama tim. Hal itu penting dalam pembentukan karakter mereka," tutur Mastilizal.
Mastilizal berharap Turnamen Piala Wali Kota Padang U-13 2026 dapat menjadi langkah awal bagi para pemain muda untuk mengembangkan karier di dunia sepak bola.
Ia juga berharap dari kompetisi tersebut muncul pemain-pemain potensial yang suatu hari mampu memperkuat klub profesional hingga Tim Nasional Indonesia.
"Harapannya, anak-anak yang tampil di turnamen ini terus berkembang sehingga nantinya bisa memperkuat tim profesional dan bahkan mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia," pungkasnya.(da*)


