Notification

×

Iklan

12 Besi Pengaman Jembatan Batang Bangko Ketek Dicuri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:20 WIB Last Updated 2026-08-22T12:21:40Z

Handrail Jembatan Baru Dibangun Malah Dicuri

Solok Selatan, Rakyatterkini.com — Hilangnya sejumlah besi pengaman atau handrail di Jembatan Batang Bangko Ketek, Jorong Batu Bajarang, Nagari Luak Kapau, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, membuat warga dan pemerintah setempat resah.

Jembatan tersebut diketahui baru dibangun setelah sebelumnya terdampak bencana alam. Keberadaannya sangat penting karena menjadi jalur penghubung warga untuk berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan pertanian, akses menuju sekolah, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya.

Peristiwa itu diketahui setelah pemerintah nagari menerima laporan warga mengenai raibnya 12 batang besi pengaman jembatan pada Sabtu (22/8/2026). Penjabat Wali Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, Aprinaldi Yusdi, kemudian meneruskan informasi tersebut kepada Camat Pauh Duo, Pardianto Nono Irawandi, S.T.

Menindaklanjuti laporan itu, Pardianto segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Solok Selatan serta menyampaikan informasi tersebut kepada Kapolsek Sungai Pagu melalui sambungan telepon.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak PU Solsel dan juga menyampaikan kejadian ini kepada Kapolsek Sungai Pagu," kata Pardianto, Sabtu (22/8/2026).

Ia mengatakan, pemerintah kecamatan bersama pihak terkait kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi jembatan sekaligus mengecek bagian besi pengaman yang hilang.

Berdasarkan dugaan sementara, aksi pencurian tersebut kemungkinan berlangsung dalam dua malam terakhir. Besi pengaman diperkirakan dilepas secara bertahap pada malam Jumat (21/8/2026) dan malam Sabtu (22/8/2026).

Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan sebanyak 12 batang handrail, masing-masing memiliki panjang sekitar empat meter, telah dilepaskan dari jembatan. Dari jumlah tersebut, tujuh batang ditemukan kembali di semak-semak yang berada di sekitar jembatan, sedangkan lima batang lainnya belum ditemukan.

"Tujuh batang berhasil kami temukan di semak-semak sekitar jembatan, sementara lima batang lainnya diduga sudah dibawa oleh pelaku," ujar Pardianto. Keterangan tersebut turut dibenarkan staf Bina Marga DPU Solok Selatan Diki Fajri, Aprinaldi Yusdi, serta Ketua KAN Pauh Duo Havelensman Dt. Rajo Parang.

Pardianto menyebut hasil pengecekan lapangan telah disampaikan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Dr. H. Syamsurizaldi. Informasi tersebut juga telah diteruskan kepada organisasi perangkat daerah terkait.

Sambil menunggu proses penanganan dari kepolisian, tujuh batang besi yang berhasil ditemukan diamankan di Kantor Wali Nagari Luak Kapau. Pemerintah nagari selanjutnya berencana memperbaiki bagian pengikat dan memasang kembali pengaman jembatan agar fungsinya sebagai pelindung pengguna jalan dapat segera dipulihkan.

Menurut Pardianto, pencurian besi pengaman jembatan bukan sekadar menimbulkan kerugian terhadap fasilitas milik pemerintah. Tindakan tersebut juga dapat membahayakan pengguna jalan karena handrail merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga keselamatan orang yang melintas di atas jembatan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil, merusak, ataupun mencopot bagian jembatan untuk kepentingan pribadi. Selain menyebabkan kerugian material, hilangnya fasilitas pengaman dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan mengancam keselamatan masyarakat.

Pemerintah setempat berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas umum serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jembatan maupun fasilitas publik lainnya.(AA)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update