Notification

×

Iklan

Wisata Pulau Angso Duo Anjlok Usai Dermaga Rusak

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:53 WIB Last Updated 2026-07-30T03:53:00Z

Kondisi dermaga apung di Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumbar

Pariaman, Rakyatterkini.com - Kunjungan wisatawan ke Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengalami penurunan tajam setelah dermaga apung yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata tersebut rusak berat akibat bencana hidrometeorologi pada penghujung 2025.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, menjelaskan bahwa sebelum dermaga mengalami kerusakan, jumlah wisatawan yang datang pada akhir pekan berkisar 500 orang dan bahkan bisa mencapai 1.000 pengunjung dalam sehari pada waktu-waktu tertentu. Namun kini, jumlah pengunjung hanya tersisa beberapa orang saja.

Menurut Ferialdi, berkurangnya kunjungan wisata tidak hanya berdampak pada aktivitas pariwisata, tetapi juga menekan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beroperasi di Pulau Angso Duo. Selain itu, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi wisata juga mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Sebelum fasilitas dermaga rusak, penerimaan PAD dari retribusi wisata Pulau Angso Duo dapat mencapai sekitar Rp7,5 juta setiap akhir pekan dan meningkat hingga Rp15 juta pada periode libur atau momen tertentu. Kini, pendapatan tersebut hanya berkisar Rp150 ribu pada akhir pekan.

Ia juga mengungkapkan bahwa ada hari-hari ketika tidak ada wisatawan yang datang sama sekali, seperti yang terjadi pada Minggu lalu. Kondisi tersebut diperparah oleh cuaca yang kurang bersahabat dalam beberapa waktu terakhir.

Kerusakan dermaga apung membuat proses naik dan turun penumpang dari kapal menjadi sulit. Akibatnya, kapal wisata harus menurunkan penumpang di beberapa titik di sepanjang pantai. Situasi ini turut menyulitkan petugas dalam mengawasi aktivitas wisata maupun melakukan pemungutan retribusi.

Ferialdi menambahkan, kondisi dermaga sebenarnya sudah mengalami kerusakan sebelum bencana hidrometeorologi melanda. Pemerintah Kota Pariaman telah mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah pusat untuk memperbaiki fasilitas tersebut. Namun, sebelum perbaikan dapat direalisasikan, cuaca ekstrem justru memperparah kerusakan yang ada.

Bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 tidak hanya merusak dermaga apung, tetapi juga menyebabkan sejumlah fasilitas penunjang wisata di Pulau Angso Duo mengalami kerusakan, termasuk atap musala yang bocor sehingga air hujan masuk ke dalam bangunan.

Pemerintah Kota Pariaman berharap proses perbaikan berbagai fasilitas wisata, terutama dermaga apung, dapat segera terlaksana. Dengan demikian, jumlah kunjungan wisatawan diharapkan kembali meningkat, sehingga roda perekonomian masyarakat dan pelaku usaha di Pulau Angso Duo dapat kembali bergeliat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update