Notification

×

Iklan

UPZ Baznas Semen Padang Tuntaskan Program Kambing Etawa

Selasa, 14 Juli 2026 | 17:10 WIB Last Updated 2026-07-14T10:10:00Z

Program Ekonomis Komunitas Kambing Etawa 

Padang, Rakyatterkini.com – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang menuntaskan Program Ekonomis Komunitas Kambing Etawa yang telah dijalankan sejak akhir 2023 di Padayo Goat Farm, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga penerima zakat melalui pengembangan peternakan kambing etawa perah.

Penutupan program berlangsung pada Senin (13/7/2026) dan dipimpin oleh Wakil Ketua UPZ Baznas Semen Padang, Verdy Radinal Gusman. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang evaluasi sekaligus berbagi pengalaman, dengan melibatkan akademisi Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, serta Dinas Pertanian Kota Padang.

Verdy menjelaskan, program bertema Merawat Berkah, Peternak Kolektif Berdedikasi, Hasil Melimpah Tiada Henti merupakan bentuk pemanfaatan zakat produktif yang bertujuan menciptakan sumber penghasilan baru bagi keluarga mustahik.

Sejak pertengahan 2024, UPZ Baznas Semen Padang telah menyalurkan 92 ekor kambing etawa, terdiri dari 46 ekor jantan dan 46 ekor betina, kepada lima keluarga di Kampung Padayo. Selain bantuan ternak, para penerima manfaat juga mendapatkan pelatihan mengenai pemilihan bibit, manajemen pakan, kesehatan ternak, reproduksi, kebersihan kandang, pengolahan susu, hingga pengelolaan usaha peternakan.

Padayo dipilih sebagai lokasi program karena memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra peternakan kambing di Sumatera Barat serta berada di kawasan sekitar PT Semen Padang. Kondisi tersebut dinilai mendukung pengembangan usaha peternakan secara berkelanjutan.

Meski program telah selesai, Verdy berharap pembinaan kepada para peternak tetap dilanjutkan oleh berbagai pihak. Menurutnya, pendampingan dari pemerintah daerah, akademisi, dan instansi terkait sangat diperlukan agar usaha peternakan terus berkembang, baik dari sisi teknis, kualitas produksi, maupun pemasaran.

Ia juga berharap para penerima manfaat mampu meningkatkan taraf hidup hingga suatu saat tidak lagi berstatus sebagai penerima zakat, melainkan menjadi muzaki yang dapat menyalurkan zakat kepada masyarakat lain.

Wakil Dekan II Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Nurhayati, mengapresiasi kolaborasi tersebut karena sejalan dengan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari tridarma perguruan tinggi. 

Menurutnya, sektor peternakan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Nurhayati menambahkan, keberhasilan usaha peternakan tidak hanya ditentukan oleh kualitas bibit, tetapi juga bergantung pada pengelolaan yang baik. 

Peternak harus memperhatikan kecukupan pakan, kebersihan kandang, kesehatan hewan, manajemen reproduksi, pencatatan usaha, hingga standar kebersihan dalam pengolahan susu agar produk yang dihasilkan aman dan berkualitas.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Usaha dan Kelembagaan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Nirmala, menilai peluang usaha susu kambing masih sangat terbuka. Permintaan pasar terus meningkat, sedangkan pasokan masih terbatas sehingga memberikan kesempatan besar bagi peternak untuk mengembangkan bisnisnya.

Ia juga mendorong peternak agar tidak hanya menjual susu segar, tetapi mulai mengembangkan berbagai produk olahan. Langkah hilirisasi tersebut dinilai dapat meningkatkan nilai jual dan keuntungan usaha.

Menurut Nirmala, harga susu kambing yang dapat mencapai sekitar Rp70.000 per liter menunjukkan adanya pasar khusus yang bersedia membayar lebih untuk produk berkualitas. 

Oleh karena itu, pengolahan produk menjadi salah satu strategi untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan peternak.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan usaha peternakan melalui pembinaan dan kegiatan promosi, termasuk memanfaatkan momentum Hari Susu Nusantara untuk mengenalkan produk susu kambing kepada masyarakat.

Salah seorang peserta program, Syafrinaldi, mengaku merasakan manfaat besar dari kegiatan tersebut. Selain memperoleh bantuan ternak, ia bersama keluarganya juga mendapatkan pengetahuan mengenai cara beternak kambing etawa yang baik.

Ia berharap dukungan dari UPZ Baznas Semen Padang dan berbagai pihak dapat terus berlanjut sehingga usaha peternakan yang telah dirintis mampu berkembang dan menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update