Limapuluh Kota, Rakyatterkini.com – Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel mengalami kecelakaan tunggal dengan terperosok ke dalam jurang di ruas Jalan Nasional Sumbar-Riau Kilometer 10, Jorong Air Putih, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 16.10 WIB. Peristiwa tersebut diduga terjadi karena pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lima Puluh Kota, Iptu Zarwiko Ilzal, menjelaskan bahwa truk dengan nomor polisi BA 8221 LQ dikendarai oleh Isra (54), warga Jorong Batu Balantai, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.
Ia menerangkan, kendaraan tersebut tengah melaju dari Pekanbaru menuju Payakumbuh melalui jalur nasional Sumbar-Riau. Saat tiba di lokasi kejadian, sopir diduga mengalami kantuk sehingga roda kiri kendaraan keluar dari badan jalan.
"Diduga pengemudi mengantuk sehingga ban sebelah kiri keluar dari badan jalan," kata Iptu Zarwiko Ilzal, Minggu (5/7).
Akibatnya, truk kehilangan keseimbangan dan traksi, kemudian tergelincir. Pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan hingga akhirnya truk jatuh ke jurang yang berada di sisi jalan.
Dalam insiden tersebut, Isra mengalami luka robek dan sejumlah luka lecet. Penumpangnya, Aris Munandar (19), juga mengalami luka serupa. Keduanya segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk memperoleh perawatan medis.
"Seluruh korban mengalami luka ringan dan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini," ujar Iptu Zarwiko Ilzal.
Selain menyebabkan dua orang terluka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan berat pada kendaraan. Polisi memperkirakan nilai kerugian materi mencapai sekitar Rp10 juta.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, diketahui kondisi jalan berupa tikungan dengan permukaan aspal yang kering. Jarak pandang pengemudi dinilai cukup baik dan arus lalu lintas saat kejadian berada dalam kondisi sedang.
Setelah menerima laporan, petugas Satlantas Polres Lima Puluh Kota langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari para saksi, melakukan pengukuran di lokasi, serta mengevakuasi kendaraan yang terjatuh.
Iptu Zarwiko Ilzal mengingatkan seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan angkutan barang, agar tidak memaksakan diri tetap berkendara saat merasa lelah atau mengantuk. Ia mengimbau para sopir untuk beristirahat terlebih dahulu di lokasi yang aman guna mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya.(da*)


