Jakarta, Rakyatterkini.com – Tim nasional Spanyol memastikan tempat di partai puncak Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan 2-0 atas Prancis pada semifinal yang berlangsung di Arlington, Texas, Rabu (15/7/2026).
Keberhasilan tersebut membuat La Roja hanya berjarak satu pertandingan dari gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah. Selain itu, kemenangan ini juga mendekatkan Spanyol untuk menyamai catatan 37 laga tanpa kekalahan milik Italia.
Hasil positif ini sekaligus memperpanjang tren dominasi Spanyol atas Prancis. Dalam tiga pertemuan terakhir, La Roja selalu keluar sebagai pemenang, termasuk pada semifinal Euro 2024 dan semifinal UEFA Nations League 2025.
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung menunjukkan permainan agresif dan terorganisir. Pasukan Luis de la Fuente mampu menguasai tempo pertandingan melalui tekanan tinggi, pertahanan solid, serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang.
Spanyol membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Mikel Oyarzabal. Hukuman tersebut diberikan setelah Lucas Digne melakukan pelanggaran terhadap pemain muda Lamine Yamal di area kotak penalti Prancis. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Spanyol semakin menjauh lewat gol Pedro Porro. Bek kanan tersebut menuntaskan skema serangan apik setelah mendapat umpan tumit dari Dani Olmo. Performa impresif Porro sepanjang pertandingan membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik laga.
Pertahanan Spanyol Redam Serangan Bintang Prancis
Prancis datang dengan kekuatan lini depan yang dihuni pemain kelas dunia seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise. Namun, ketiganya kesulitan menemukan celah di pertahanan Spanyol yang tampil disiplin.
Kiper Unai Simon menjadi salah satu pemain penting dengan beberapa penyelamatan krusial. Marc Cucurella juga berperan besar setelah melakukan tekel penting yang menggagalkan peluang emas Mbappe.
Masalah Prancis semakin bertambah ketika William Saliba mengalami cedera pada babak pertama dan harus digantikan Maxence Lacroix. Pelatih Didier Deschamps kemudian mencoba melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Manu Kone, Desire Doue, serta Rayan Cherki, tetapi upaya tersebut tidak mampu mengubah keadaan.
Secara statistik, peluang Prancis untuk bangkit memang cukup berat. Sebelum laga ini, hanya Argentina pada Piala Dunia 1990 dan Kroasia pada edisi 2018 yang berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal di semifinal. Prancis gagal mencatatkan sejarah serupa.
Bagi Spanyol, kemenangan ini menjadi momen bersejarah karena mereka kembali mencapai final Piala Dunia untuk kedua kalinya. Penampilan pertama mereka di final terjadi pada 2010, ketika berhasil mengalahkan Belanda lewat gol Andres Iniesta pada masa tambahan waktu dan meraih trofi dunia perdana.
Oyarzabal juga mencatat prestasi individu setelah mencetak gol ke gawang Prancis. Penyerang tersebut kini telah mengoleksi 18 gol dalam 20 pertandingan terakhir bersama timnas Spanyol. Torehan itu membuatnya menjadi pemain keenam dalam sejarah La Roja yang mencapai 30 gol internasional.
Ia kini berada dalam daftar pencetak gol terbanyak Spanyol bersama sejumlah legenda seperti David Villa (59 gol), Raul (44 gol), Fernando Torres (38 gol), Alvaro Morata (37 gol), dan David Silva (35 gol).
Pada laga final, Spanyol akan menghadapi pemenang semifinal antara Inggris dan Argentina. Pertandingan perebutan gelar juara dunia dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli di New York-New Jersey Stadium, East Rutherford. Sementara Prancis harus menjalani laga perebutan posisi ketiga.(da*)


