Padang, Rakyatterkini.com – Pertunjukan tari kolosal bertajuk “Urang Padang Jalan Barampek” bakal menjadi salah satu penampilan unggulan dalam perhelatan Padang Harmoni Festival yang digelar untuk memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.
Pagelaran tersebut akan berlangsung di Balai Kota Padang pada Jumat (24/7). Kehadiran tarian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Padang.
Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Padang, Drs. Suardi Dt. Garang, mengatakan tarian kolosal itu menggambarkan kehidupan harmonis empat kelompok etnis yang telah lama menetap dan berdampingan di Kota Padang. Keempat etnis tersebut yakni Minangkabau/Melayu, Tionghoa, India, dan Nias.
Menurut Suardi, keberagaman budaya yang ada di Kota Padang menjadi modal besar dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang rukun, damai, serta saling menghormati.
“Pertunjukan Tari Urang Padang Jalan Barampek menggambarkan kebersamaan berbagai etnis yang sudah lama hidup berdampingan. Perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan untuk membangun Kota Padang yang harmonis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pembauran antarbudaya tidak hanya terlihat dalam kehidupan sosial, tetapi juga memberikan pengaruh terhadap kekayaan budaya dan kuliner khas Kota Padang. Dalam bagian akhir pertunjukan, para penari akan membawa dulang berisi berbagai hidangan khas dari masing-masing etnis sebagai simbol perpaduan budaya yang melahirkan kekayaan gastronomi daerah.
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kota Padang, Nofiandi Amir, menyebut penampilan tari kolosal tersebut selaras dengan pesan utama Padang Harmoni Festival yang mengangkat nilai persatuan dalam keberagaman.
Menurutnya, masyarakat dapat melihat bahwa perkembangan kuliner dan budaya Kota Padang tidak terlepas dari kontribusi berbagai etnis yang telah hidup berdampingan selama ratusan tahun.
“Harmoni sosial menjadi dasar berkembangnya budaya, pariwisata, hingga kuliner Kota Padang. Keberagaman yang ada menjadi kekuatan yang harus terus dijaga,” kata Nofiandi.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga mendukung program Taste of Padang Experience – Road to Gastronomy City, yang bertujuan memperkuat posisi Kota Padang sebagai daerah yang memiliki kekayaan budaya, toleransi tinggi, serta potensi gastronomi yang mampu dikenal di tingkat dunia.
Padang Harmoni Festival diharapkan menjadi wadah bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama merayakan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun kota.
Melalui Tari Kolosal “Urang Padang Jalan Barampek”, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya menjaga nilai pembauran dan persatuan demi kemajuan Kota Padang.(da*)


