Solsel, Rakyatterkini.com - Khania Apricia Hastari, siswi SMP Negeri 1 Solok Selatan, sukses mengukir prestasi dengan meraih Juara I Lomba Mendongeng tingkat SMP/MTs se-Sumatera Barat.
Kemenangan tersebut mengantarkannya menjadi wakil Provinsi Sumatera Barat pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan, Hamudis, menyampaikan apresiasi atas pencapaian membanggakan tersebut. Ia menilai keberhasilan Khania merupakan hasil dari kerja keras, bimbingan guru, serta dukungan penuh dari pihak sekolah.
"Saya mengucapkan selamat kepada Khania Apricia Hastari atas prestasi yang telah diraih. Terima kasih juga kepada guru pembimbing, Kepala SMP Negeri 1 Solok Selatan, dan semua pihak yang telah berkontribusi hingga mampu membawa nama baik Kabupaten Solok Selatan di tingkat Provinsi Sumatera Barat," ujar Hamudis, Rabu (29/7/2026).
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi peserta didik lainnya di Solok Selatan untuk terus mengasah bakat, meningkatkan kemampuan, dan berani berprestasi di berbagai bidang.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Solok Selatan, Rika Jumatil Fitri, mengungkapkan bahwa persiapan menuju lomba telah dimulai sejak Januari 2026. Sebelum memasuki tahap pembinaan, sekolah terlebih dahulu melakukan seleksi terhadap siswa yang memiliki kemampuan mendongeng.
Selama masa persiapan, Khania menjalani berbagai latihan, mulai dari teknik vokal, artikulasi, ekspresi, pendalaman karakter, penguasaan panggung, hingga memahami isi cerita yang akan dibawakan.
Menurut Rika, hal yang paling membanggakan bukan hanya gelar juara yang diraih, tetapi juga semangat dan konsistensi Khania dalam mengikuti setiap proses latihan.
"Prestasi yang diraih hari ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta doa dan dukungan banyak pihak," katanya.
Rika menambahkan, sekolah selalu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk mengembangkan bakat dan minat, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Pembinaan dilakukan secara terencana dengan jadwal latihan rutin serta penyediaan berbagai kebutuhan pendukung, termasuk properti latihan.
Ia menegaskan bahwa budaya berprestasi terus dibangun di lingkungan sekolah agar setiap siswa memiliki peluang yang sama untuk berkembang sesuai potensinya.
Ke depan, pihak sekolah berharap Khania mampu tampil maksimal pada kompetisi tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung sekitar September hingga Oktober 2026. Saat ini, pembinaan intensif dan evaluasi rutin bersama guru pendamping masih terus dilakukan sebagai bekal menghadapi persaingan nasional.
Prestasi Khania menjadi bukti bahwa pelajar asal Kabupaten Solok Selatan memiliki kemampuan dan kreativitas yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan potensi peserta didik sebagai upaya melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.(da*)


