Notification

×

Iklan

SDN 2 Batuan Gianyar Terbakar, Ruang Penting Ludes

Rabu, 29 Juli 2026 | 23:49 WIB Last Updated 2026-07-29T16:49:00Z

Kebakaran melanda Sekolah Dasar Negeri (SDN)

Jakarta, Rakyatterkini.com  - Kebakaran terjadi di SD Negeri (SDN) 2 Batuan yang berada di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Rabu (29/7/2026) sore. 

Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah ruangan penting di lingkungan sekolah, di antaranya ruang kepala sekolah, ruang arsip, ruang UKS, serta dapur.

Akibat kejadian itu, berbagai dokumen penting dan fasilitas sekolah tidak dapat diselamatkan. Kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Api dilaporkan dengan cepat membesar dan menjalar ke beberapa bagian bangunan sekolah. Beruntung, saat kebakaran terjadi aktivitas belajar mengajar telah selesai sehingga tidak ada siswa maupun tenaga pendidik yang berada di lokasi.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari sebuah kulkas. Meski sejumlah arsip penting musnah, perangkat elektronik bernilai seperti laptop berhasil diselamatkan karena disimpan di ruangan lain yang tidak terdampak api.

Kepala SDN 2 Batuan, Putu Sutrisna, mengaku terkejut atas musibah tersebut. Ia menyebut beberapa dokumen yang berada di ruangan yang terbakar tidak sempat diselamatkan. Sementara itu, barang berharga seperti laptop tetap aman karena tidak berada di lokasi yang dilalap api.

Pemerintah Kabupaten Gianyar memastikan proses pembersihan area terdampak dan perbaikan bangunan akan segera dilakukan. Pemerintah daerah bersama dinas terkait akan bergotong royong membersihkan puing-puing kebakaran sebelum tahap renovasi dimulai.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama, mengatakan kegiatan belajar mengajar akan dialihkan ke sistem pembelajaran daring selama satu hari. Langkah tersebut dilakukan agar proses pembersihan dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Pemkab Gianyar menargetkan proses pembersihan serta perbaikan sekolah dapat segera rampung sehingga kegiatan belajar mengajar bisa kembali berjalan normal dalam waktu dekat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update