Notification

×

Iklan

SDN 10 Lambung Bukit Kebanjiran Peminat, Pendaftar Lampaui Kuota

Selasa, 14 Juli 2026 | 04:41 WIB Last Updated 2026-07-13T21:41:00Z

Jumlah Siswa Baru SDN 10 Lambung Bukit Lampaui Kuota

Padang, Rakyatterkini.com – Keberadaan SDN 10 Lambung Bukit yang berada di sekitar wilayah terdampak bencana tidak menyurutkan keinginan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. Memasuki tahun ajaran 2026/2027, jumlah calon peserta didik baru bahkan melampaui kapasitas yang telah ditentukan.

Kepala SDN 10 Lambung Bukit, Haryenti, menyampaikan bahwa pihak sekolah sebelumnya mengusulkan daya tampung sebanyak 56 siswa untuk dua rombongan belajar. Namun, setelah proses penerimaan berlangsung, jumlah siswa yang diterima mencapai 59 orang.

“Untuk tahun ini kami mengajukan kapasitas 56 siswa untuk dua kelas. Ternyata jumlah pendaftar yang masuk melebihi kuota yang sudah disetujui Dinas Pendidikan. Biasanya kami belum pernah mencapai batas daya tampung,” kata Haryenti.

Ia menjelaskan, tingginya ketertarikan masyarakat terhadap SDN 10 Lambung Bukit tidak terlepas dari kepercayaan warga terhadap kualitas pendidikan yang diberikan sekolah tersebut. Selain itu, faktor lokasi sekolah yang dekat dengan tempat tinggal masyarakat juga menjadi salah satu pertimbangan orang tua.

Meski berada di wilayah yang sempat terdampak bencana, Haryenti memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan baik. Sekolah bersama Dinas Pendidikan telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan pengamanan agar lingkungan belajar tetap kondusif bagi para siswa.

“Sejauh ini proses pembelajaran tetap berjalan tanpa hambatan berarti. Orang tua masih memberikan kepercayaan kepada kami untuk mendidik anak-anak mereka,” ujarnya.

Untuk meningkatkan keamanan, pihak sekolah telah memasang pembatas pada sejumlah titik yang dinilai memiliki risiko. Selain itu, guru piket juga ditugaskan untuk memantau aktivitas siswa, terutama agar tidak mendekati area yang dianggap berbahaya. Para siswa turut diberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Sementara itu, Wali Kelas 1B SDN 10 Lambung Bukit, Resma Yeti, mengatakan pelaksanaan hari pertama sekolah berlangsung penuh semangat. Para siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Ramah (MPLS Ramah) dengan antusias.

“Suasananya sangat luar biasa. Tidak ada siswa yang menangis maupun meminta didampingi orang tua. Mereka mengikuti kegiatan MPLS dengan gembira,” ungkapnya.

Menurut Resma, sekolah secara perlahan memberikan pemahaman kepada siswa terkait kondisi lingkungan sekitar dan pentingnya menjaga keselamatan diri. Penyampaian dilakukan dengan pendekatan yang ramah agar anak-anak tidak merasa takut maupun khawatir.

“Kami memberikan arahan secara bertahap. Anak-anak perlu memahami kondisi cuaca dan lingkungan sekolah agar lebih waspada, tetapi tetap merasa nyaman saat belajar,” jelasnya.

Resma menilai jumlah siswa baru yang meningkat menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap SDN 10 Lambung Bukit tetap kuat. Ia menyebut perhatian para guru serta suasana sekolah yang nyaman menjadi alasan orang tua tetap memilih sekolah tersebut.

“Awalnya kami memperkirakan jumlah murid baru bisa berkurang karena kondisi lingkungan sekolah. Namun ternyata pendaftar justru bertambah. Ini menunjukkan kepercayaan orang tua kepada sekolah dan tenaga pendidik masih sangat besar,” tuturnya.

Pihak sekolah berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan peserta didik selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Haryenti berharap dukungan pemerintah dalam peningkatan fasilitas sekolah dapat segera diwujudkan agar proses pendidikan di SDN 10 Lambung Bukit semakin maksimal.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update