Jakarta, Rakyatterkini.com – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengungkapkan bahwa mental pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan timnya melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Menurutnya, kemampuan menghadapi tekanan telah menjadi karakter yang melekat pada skuad berjuluk La Albiceleste.
Argentina memastikan tempat di empat besar setelah mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu dalam laga perempat final yang berlangsung di Kansas City Stadium, Minggu (12/7/2026) siang WIB. Julian Alvarez dan Lautaro Martinez menjadi penentu kemenangan lewat gol yang tercipta pada masa tambahan waktu.
Sepanjang turnamen, Argentina memang beberapa kali harus berjuang keras untuk meraih kemenangan. Pada babak 16 besar, mereka sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan menundukkan Mesir 3-2. Sementara di babak 32 besar, Argentina juga harus bekerja keras mengatasi Cape Verde dengan skor identik setelah dua kali kehilangan keunggulan.
Scaloni mengatakan timnya sudah terbiasa menghadapi situasi sulit sehingga para pemain tidak mudah panik ketika berada di bawah tekanan.
"Kami sudah memahami bahwa pertandingan seperti ini akan penuh penderitaan. Itu sudah menjadi bagian dari karakter tim kami dan justru membuat kami tetap tenang," ujar Scaloni.
Ia menilai pengalaman menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar menjadi bekal berharga bagi timnya. Menurutnya, para pemain kini lebih matang dalam mengelola tekanan dibandingkan empat tahun lalu.
Scaloni mengakui saat tampil di Qatar, dirinya maupun para pemain belum memiliki pengalaman sebanyak sekarang. Namun setelah merasakan berbagai situasi sulit, Argentina mampu tetap fokus meski sempat mendapat tekanan dari lawan.
Dalam pertandingan melawan Swiss, Argentina sempat dibuat kerepotan setelah lawannya menyamakan skor pada menit ke-67. Permainan disiplin Swiss membuat Lionel Messi dan rekan-rekannya kesulitan mengembangkan serangan.
Scaloni mengakui Swiss tampil sangat solid, terutama dalam duel satu lawan satu, sehingga timnya kesulitan menguasai permainan maupun membangun rangkaian umpan panjang.
Meski tidak tampil dominan, kedalaman skuad Argentina menjadi faktor penting. Pergantian pemain yang dilakukan Scaloni mampu memberikan energi baru hingga akhirnya timnya berhasil mencetak dua gol pada babak tambahan.
Menurutnya, keberadaan pemain-pemain berkualitas di bangku cadangan membuat Argentina selalu memiliki solusi ketika menghadapi pertandingan yang berjalan alot.
Selain itu, Scaloni juga memberikan apresiasi terhadap semangat kebersamaan yang terus dijaga para pemain selama menjalani Piala Dunia 2026. Ia menyebut keberhasilan tim tidak lepas dari kepercayaan seluruh pemain terhadap proses yang telah dijalani selama turnamen.
Pelatih berusia 48 tahun tersebut juga memuji Alexis Mac Allister yang mencetak gol pembuka melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok Lionel Messi. Ia menilai gelandang itu tampil luar biasa berkat kerja keras yang konsisten.
Kemenangan atas Swiss membuat Argentina sukses menembus semifinal untuk keenam kalinya dalam enam turnamen besar terakhir. Scaloni mengaku bangga dengan konsistensi yang berhasil dipertahankan timnya.
Menurutnya, perjalanan menuju semifinal memang tidak pernah mudah. Namun, mental kuat, kekompakan tim, serta kemampuan bangkit dalam situasi sulit menjadi modal utama Argentina untuk terus melangkah di Piala Dunia 2026.(da*)


