Notification

×

Iklan

SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Warga Hilang di Hutan Unand

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:45 WIB Last Updated 2026-07-28T07:45:00Z

Pencarian hari ketiga orang hilang di Hutan Biologi Unand

Padang, Rakyatterkini.com  – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap Afriyanto (42), warga RT 003 RW 005, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Biologi Universitas Andalas (Unand), tepatnya di area perbukitan di atas Kampus Politeknik Negeri Padang, Selasa (28/7/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan operasi pencarian dimulai kembali sejak pukul 08.30 WIB. Tim menyisir lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban sebelum menghilang.

Menurut Hendri, Afriyanto terakhir kali terlihat pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum menghilang, korban diketahui menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Unand bersama keluarganya.

Saat proses pemeriksaan berlangsung, korban diduga mengalami tekanan psikologis sehingga berusaha meninggalkan rumah sakit. Keluarga bersama petugas keamanan kampus sempat mengejar, namun korban terakhir terlihat menuju kawasan di atas Politeknik Negeri Padang yang berbatasan langsung dengan Hutan Biologi Unand.

Dalam operasi pencarian, Tim Rescue BPBD Kota Padang yang dipimpin Bidang Kedaruratan dan Logistik bersama personel SAR gabungan melakukan asesmen serta penyisiran mulai dari lokasi terakhir korban terlihat hingga memasuki kawasan hutan. Meski pencarian terus dilakukan, hingga Selasa siang korban belum berhasil ditemukan.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kota Padang, Basarnas, TRC Semen Padang, Kecamatan Pauh, KSB Kota Padang, KSB Pauh, I-DERU, masyarakat setempat, serta mendapat dukungan dari Anggota DPR RI Rahmat Saleh.

Sebelumnya, BPBD Kota Padang menerima laporan kehilangan Afriyanto pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 14.25 WIB. Sejak laporan diterima, tim gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik di kawasan Hutan Biologi Unand untuk menemukan keberadaan korban.

Hingga kini, proses pencarian masih berlangsung dan petugas terus memperluas area penyisiran karena korban belum juga ditemukan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update