Notification

×

Iklan

Power Bank Terbakar, Penumpang Batik Air Panik

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB Last Updated 2026-07-30T14:44:00Z

Pesawat Batik Air. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Sebuah penerbangan Batik Air rute Makassar menuju Jakarta sempat mengalami situasi darurat setelah power bank milik salah satu penumpang mengeluarkan asap dan terbakar saat pesawat masih berada di udara. 

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik usai rekaman videonya beredar luas di media sosial.

Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan bahwa insiden terjadi dalam penerbangan ID-6143 pada Selasa (29/7/2026).

Menurutnya, kejadian bermula ketika power bank milik seorang penumpang tiba-tiba mengeluarkan asap sebelum muncul percikan api di dalam kabin. Awak pesawat yang telah dibekali pelatihan penanganan kondisi darurat langsung mengambil tindakan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.

Dengan memanfaatkan perlengkapan keselamatan yang tersedia di pesawat, kru kabin berhasil mengendalikan situasi sehingga api tidak meluas maupun membahayakan penerbangan.

Selama proses penanganan, awak kabin juga memastikan penumpang yang berada di sekitar lokasi kejadian tetap aman. Mereka terus berkoordinasi dengan kapten penerbang guna menjalankan langkah-langkah penanganan sesuai standar operasional.

Setelah kondisi dipastikan terkendali, penerbangan dilanjutkan hingga mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Tidak ada penumpang maupun awak pesawat yang dilaporkan mengalami cedera atau gangguan akibat insiden tersebut.

Batik Air kembali mengingatkan seluruh penumpang agar mematuhi aturan penggunaan power bank selama penerbangan. Sesuai ketentuan keselamatan, perangkat tersebut tidak boleh digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik ketika pesawat sedang mengudara.

Maskapai juga menegaskan bahwa power bank wajib dibawa ke dalam kabin dan tidak diperbolehkan dimasukkan ke bagasi tercatat maupun disimpan di kompartemen bagasi di atas kursi penumpang. Selama perjalanan, perangkat tersebut harus tetap berada dalam pengawasan pemilik, baik disimpan di saku kursi, tas kecil di bawah kursi, maupun di saku pakaian.

Pihak maskapai menyebut aturan tersebut diterapkan untuk meminimalkan risiko yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan. Saat ini, Batik Air masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti terbakarnya power bank dengan mengumpulkan berbagai data pendukung.

Selain itu, maskapai memberikan apresiasi kepada awak kabin yang dinilai sigap dan profesional dalam menangani keadaan darurat. Batik Air menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang akan selalu menjadi prioritas dalam setiap operasional penerbangan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update