Jakarta, Rakyatterkini.com – Kepolisian dari Satreskrim Polrestabes Medan bersama Polsek Sunggal menggelar prarekonstruksi terkait kasus meninggalnya Apriaman Lase (27), seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di Kantor ATR/BPN Kabupaten Nias. Korban sebelumnya ditemukan tewas di halaman Apartemen Skyview Setiabudi, Kota Medan.
Prarekonstruksi dilaksanakan pada Minggu (12/7/2026), setelah penyidik berhasil mengamankan dua perempuan yang diduga menjadi orang terakhir yang bersama korban sebelum kejadian. Keduanya ditangkap sehari sebelumnya, Sabtu (11/7/2026), di lokasi yang berbeda.
Perempuan berinisial R diamankan sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan Ring Road yang meliputi wilayah Kecamatan Medan Sunggal dan Medan Selayang. Sementara itu, perempuan berinisial JN lebih dahulu ditangkap di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.
Usai diamankan, kedua perempuan tersebut dibawa ke Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan intensif. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, keduanya diketahui sempat berada bersama Apriaman di kamar nomor 26 lantai 12 Apartemen Skyview sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Meski demikian, penyidik belum membeberkan hasil pemeriksaan terhadap kedua perempuan tersebut maupun seorang pria yang juga dimintai keterangan terkait kasus itu.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, menyatakan proses penyelidikan masih terus berjalan dan belum dapat menyampaikan kesimpulan terkait penyebab pasti kematian korban.
Sebelumnya, warga Apartemen Skyview Setiabudi di Jalan Abdul Hakim, Kelurahan Padang Bulan Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, dihebohkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi bersimbah darah di area pekarangan apartemen. Korban diduga terjatuh dari lantai 12 bangunan tersebut.
Belakangan diketahui korban adalah Apriaman Lase, ASN yang bertugas di Kantor ATR/BPN Kabupaten Nias. Jenazahnya telah dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Hiliganoita, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, dan tiba di rumah duka pada Minggu (12/7/2026).(da*)


