Agam, Rakyatterkini.com - PT PLN (Persero) UP3 Bukittinggi bersama Pemerintah Kabupaten Agam memperkuat kerja sama dalam pengembangan sektor ketenagalistrikan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) di Kantor Bupati Agam, Kamis (23/7).
Kerja sama tersebut bertujuan mempererat sinergi antara PLN dan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan infrastruktur kelistrikan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor terkait.
Nota Kesepakatan ditandatangani oleh Manager PLN UP3 Bukittinggi, Munawir Liling, bersama Bupati Agam, Benni Warlis. Sementara PKS PBJT ditandatangani antara PLN dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Agam.
Penandatanganan ini dihadiri sekitar 40 peserta yang berasal dari unsur Pemerintah Kabupaten Agam, Dinas Perhubungan, Badan Pendapatan Daerah, PLN UP3 Bukittinggi, hingga PLN ULP Lubuk Basung.
Dalam sambutannya, Bupati Agam Benni Warlis mengapresiasi kontribusi PLN yang selama ini menjaga keandalan pasokan listrik di wilayahnya.
Ia juga menilai keberhasilan pemulihan jaringan listrik setelah bencana menjadi bukti komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, kerja sama yang telah terjalin menjadi modal penting untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.
Manager PLN UP3 Bukittinggi, Munawir Liling, mengatakan Kabupaten Agam menjadi salah satu daerah prioritas dalam pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes). Pada 2025, PLN telah membangun jaringan listrik di enam titik, sedangkan pada 2026 pembangunan kembali dilanjutkan di enam lokasi lainnya guna memperluas akses listrik yang merata dan andal.
Munawir menegaskan keberhasilan pembangunan jaringan listrik tidak hanya bergantung pada kesiapan PLN, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.
Ia menilai kerja sama dalam proses pembebasan lahan maupun pemangkasan pohon di sekitar jaringan akan mempercepat penyelesaian proyek sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kabupaten Agam.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menyebut kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperluas akses energi dan memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera Barat.
Menurut Ririn, ketersediaan listrik yang andal menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Agam diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan, meningkatkan mutu pelayanan, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Melalui kesepakatan tersebut, PLN dan Pemerintah Kabupaten Agam berharap kerja sama di bidang ketenagalistrikan semakin kuat. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan infrastruktur listrik diharapkan berjalan lebih efektif sehingga mampu menghadirkan pasokan listrik yang lebih andal, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.(da*)


