Padang Panjang, Rakyatterkini.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang menggelar latihan menembak bagi petugas pengamanan bekerja sama dengan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Barat sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tembak Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumbar pada Rabu (22/7/2026) itu difokuskan pada peningkatan keterampilan teknis penggunaan senjata api sekaligus memperkuat pemahaman petugas mengenai prosedur keselamatan saat bertugas.
Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas, memimpin langsung jalannya latihan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat Kunrat Kasmiri, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, Wakil Wali Kota Allex Saputra, Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumbar Kompol Jendrival, jajaran Kanwil Ditjenpas Sumbar, serta personel Satbrimob.
Novri Abbas menjelaskan bahwa latihan menembak merupakan salah satu program pembinaan kompetensi petugas pemasyarakatan. Selain meningkatkan kemampuan menggunakan senjata api, kegiatan tersebut juga bertujuan menanamkan disiplin dalam menerapkan prosedur keselamatan sesuai standar operasional.
Menurutnya, setiap petugas harus memiliki kemampuan dasar dalam mengoperasikan senjata api dengan benar, memahami aspek keamanan, serta mampu melaksanakan tugas pengamanan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelum praktik dimulai, instruktur dari Satbrimob memberikan materi mengenai aturan keselamatan, teknik dasar menembak, serta tata cara penggunaan senjata api.
Setelah pembekalan, peserta mengikuti sesi latihan secara bergantian dengan pendampingan langsung dari instruktur untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan sesuai prosedur.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara Rutan Padang Panjang dan Satbrimob Polda Sumbar.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan petugas, tetapi juga memperkuat koordinasi serta komunikasi antarlembaga dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat Kunrat Kasmiri menegaskan bahwa sinergi antarlembaga memiliki peran penting dalam menunjang pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Menurutnya, kolaborasi yang baik juga berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.
Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pembekalan, latihan membidik hingga praktik menembak di bawah pengawasan instruktur Satbrimob. Selama latihan berlangsung, setiap peserta diwajibkan mematuhi standar keselamatan sehingga kegiatan berjalan tertib dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan petugas Rutan Padang Panjang dalam menjalankan tugas pengamanan.(da*)


