Notification

×

Iklan

Pengemudi Mobil Penyeberang Jembatan Gantung Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 | 18:18 WIB Last Updated 2026-07-14T11:18:00Z

Minibus seberangi sungai dengan jembatan gantung 

Jaarta, Rakyatterkini.com  – Identitas pengemudi mobil yang viral karena nekat melintasi jembatan gantung di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, akhirnya berhasil diketahui. Pengemudi tersebut juga telah menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya.

Kepala Desa Mekarwangi, Sandi Nurhakim, mengatakan pihak desa langsung menelusuri kepemilikan mobil berwarna hitam dengan nomor polisi F 1284 TC setelah rekaman video kejadian itu ramai beredar di media sosial. 

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa kendaraan tersebut dikemudikan oleh AG (48), warga Kampung Wangunjaya, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu.

Menurut Sandi, pengemudi sudah berhasil dihubungi untuk dimintai klarifikasi terkait aksinya. Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pemerintah desa telah memasang papan larangan bagi kendaraan roda empat untuk melintasi jembatan gantung. Namun, papan tersebut diduga dicabut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pemerintah desa berencana memasang kembali papan larangan tersebut sekaligus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mengulangi tindakan serupa yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Sementara itu, Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu, menegaskan bahwa jembatan gantung tersebut memang hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki dan kendaraan ringan tertentu, bukan untuk mobil. Ia menilai tindakan pengemudi tidak hanya membahayakan diri sendiri dan penumpang, tetapi juga berisiko merusak konstruksi jembatan yang menjadi akses penting bagi warga.

Menurutnya, apabila jembatan mengalami kerusakan akibat dilintasi kendaraan yang melebihi kapasitas, masyarakat sekitar akan ikut dirugikan karena akses penyeberangan terganggu.

Pemerintah Kabupaten Cianjur akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi menggunakan jembatan gantung sebagai jalur kendaraan roda empat. 

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan pembangunan jembatan permanen yang dapat dilalui mobil apabila anggaran daerah memungkinkan.

Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan sebuah minibus hitam yang membawa sekitar delapan penumpang nekat menyeberangi sungai melalui jembatan gantung di Kampung Batu Bodas, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu. 

Dalam rekaman tersebut, pengemudi terlihat mengarahkan kendaraan secara perlahan agar ban tetap berada di atas pelat baja jembatan sehingga tidak tergelincir.

Momen tersebut dipenuhi ketegangan karena kondisi jembatan yang sempit dan tidak dirancang untuk dilintasi kendaraan roda empat. Video itu pun menjadi perbincangan luas di media sosial hingga mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update