Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Tindak Lanjut Hasil Pengawasan di bidang pendidikan yang berlangsung di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Inspektur Kota Padang Sonny Budaya Putra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopie Krislova, Inspektur Pembantu IV Perwita Sari, serta kepala sekolah SD dan SMP, pengawas sekolah, dan bendahara dari seluruh Kota Padang.
Rakor dibuka oleh Wali Kota Padang Fadly Amran yang menegaskan pentingnya evaluasi terhadap berbagai program prioritas pemerintah, terutama di sektor pendidikan. Menurutnya, evaluasi menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai rencana dan mampu mencapai sasaran yang telah ditentukan.
Fadly menjelaskan, berbagai program unggulan Pemerintah Kota Padang dirancang melalui proses yang panjang sejak dua tahun terakhir dengan melibatkan tim ahli dan pembahasan secara mendalam. Salah satu program tersebut adalah Padang Amanah yang berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, bersih, dan bebas dari praktik korupsi.
Ia menuturkan bahwa keberhasilan sebuah program sangat bergantung pada kualitas perencanaan. Oleh karena itu, indikator pencapaian yang telah disusun harus dijalankan secara konsisten agar tujuan pembangunan dapat terealisasi.
Selain itu, Fadly mengingatkan bahwa lemahnya perencanaan dapat membuka peluang terjadinya penyimpangan. Karena itu, ia meminta Inspektorat terus memberikan pendampingan, pengawasan, dan pembinaan kepada seluruh perangkat yang terlibat dalam pelaksanaan program.
Menurutnya, forum evaluasi ini juga harus dimanfaatkan sebagai wadah konsultasi bagi kepala sekolah, pengawas, maupun bendahara untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Dengan demikian, kendala yang muncul dapat segera diselesaikan sehingga pelaksanaan program berjalan lebih optimal.
Di kesempatan yang sama, Inspektur Pembantu IV Perwita Sari menyampaikan bahwa rakor tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan di bidang pendidikan mengenai tugas dan fungsi masing-masing, termasuk dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Ia berharap melalui kegiatan ini, kepala sekolah, pengawas, dan bendahara semakin memahami tata kelola keuangan yang sesuai aturan sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional dan akuntabel.
Perwita menambahkan, rakor ini juga menjadi bagian dari implementasi program Padang Amanah yang mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, serta bebas dari praktik pungutan liar.
Kegiatan yang diikuti sekitar 600 peserta dari sekolah negeri maupun swasta di Kota Padang tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Juli 2026. Melalui rakor ini, Pemerintah Kota Padang berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, sekolah, dan pengawas dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.(da*)


