Padang, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kota Padang berencana menghadirkan taman kota baru di kawasan Pantai Padang sebagai bagian dari pengembangan destinasi wisata unggulan.
Lokasi taman akan berada di sekitar Masjid Al-Hakim dan disiapkan untuk menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus menambah daya tarik kawasan wisata tersebut.
Rencana pembangunan itu disampaikan dalam agenda yang dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Malvi Hendri serta Kepala Bidang Gedung dan Penataan Lingkungan Masdalila di Padang, Rabu (15/7).
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa pembangunan taman merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kawasan Pantai Padang sebagai destinasi wisata andalan. Menurutnya, taman tersebut akan menjadi fasilitas pendukung yang dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat maupun wisatawan.
Ia menjelaskan, keberadaan taman nantinya tidak hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berolahraga, berkumpul bersama keluarga, hingga menikmati panorama Pantai Padang. Pemerintah berharap fasilitas baru ini mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendongkrak jumlah wisatawan yang datang, baik dari dalam maupun luar daerah.
Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri mengungkapkan bahwa proyek tersebut diberi nama Rehabilitasi Taman dan Pelataran Parkir Pantai Padang. Program ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas publik yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah fasilitas akan dibangun, di antaranya penataan lanskap, jalur pedestrian dengan pemasangan paving block, pembangunan toilet modern di kawasan food court, penghijauan melalui penanaman pohon pelindung, serta penyediaan area bermain anak untuk menunjang aktivitas rekreasi keluarga.
Pekerjaan konstruksi akan dilaksanakan oleh PT Nur Rizky Abadi. Proyek dijadwalkan mulai dikerjakan pada 30 Juli 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kalender atau pada 30 Oktober 2026.
Malvi juga mengajak masyarakat untuk mendukung proses pembangunan tersebut agar dapat berjalan sesuai rencana. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat mewujudkan Pantai Padang sebagai destinasi wisata yang semakin menarik dan diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.(da*)


