Notification

×

Iklan

Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan Berhasil Ditangkap

Minggu, 05 Juli 2026 | 00:18 WIB Last Updated 2026-07-04T21:29:27Z

Tim Resmob Polda Kalteng menangkap terduga pelaku penyerangan 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Tim Resmob Polda Kalimantan Tengah berhasil menangkap terduga pelaku penyerangan terhadap anggota kepolisian di Kabupaten Katingan yang mengakibatkan gugurnya Aipda Yudhi Perdana Putra saat operasi pengungkapan kasus narkoba.

Pelaku yang diketahui berinisial A diamankan ketika bersembunyi bersama istrinya di sebuah perahu yang berada di aliran Sungai Katingan pada Kamis (3/7/2026). Penangkapan tersebut merupakan hasil pengejaran intensif yang dilakukan aparat sejak peristiwa penyerangan terjadi di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah.

Keberadaan pelaku akhirnya terlacak di wilayah Desa Tumbang Pariyei, Kabupaten Katingan. Saat hendak diamankan, pelaku sempat berupaya menghindari petugas sehingga proses penangkapan berlangsung menegangkan. Aparat bergerak dengan hati-hati guna mengantisipasi kemungkinan adanya perlawanan sebelum akhirnya berhasil membekuk pelaku tanpa kendala berarti.

Usai ditangkap, A langsung dibawa ke Polres Katingan untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang terduga pelaku terkait insiden tersebut.

"Kami telah mengamankan satu orang yang diduga terlibat, namun saat ini proses pendalaman masih berlangsung. Perkembangannya akan kami sampaikan kemudian," ujar Iwan, Jumat (3/7/2026).

Peristiwa bermula ketika personel Satresnarkoba Polres Katingan menggelar operasi penangkapan terhadap seorang tersangka kasus narkoba berinisial Bio, yang merupakan residivis, di Desa Tumbang Kalamei pada Kamis (2/7/2026) dini hari.

Meski operasi penangkapan terhadap Bio berhasil dilakukan, situasi berubah mencekam ketika sejumlah anggota keluarga tersangka menyerang petugas. Dalam insiden tersebut, satu orang penyerang tewas setelah ditembak karena tetap melakukan perlawanan.

Kericuhan kemudian meluas menjadi aksi penyerangan oleh massa yang mengakibatkan Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas. Hingga kini, dua personel Satresnarkoba lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update