Notification

×

Iklan

Mahyeldi Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Sumbar

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:18 WIB Last Updated 2026-07-01T15:18:00Z

Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. 

Padang, Rakyatterkini.com – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bersama Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menghadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di halaman Istana Gubernuran, Rabu (1/7/2026). 

Peringatan tahun ini mengangkat tema "Polri untuk Masyarakat" sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurut Mahyeldi, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk mempererat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong percepatan pembangunan di daerah.

Upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Barat, Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta, selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lainnya.

Setelah upacara selesai, Mahyeldi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia atas peringatan Hari Bhayangkara ke-80. 

Ia berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kepercayaan publik, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan keamanan dan mendukung pembangunan.

Mahyeldi menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri. 

Ia berharap institusi kepolisian tetap menjadi mitra utama pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Di sisi lain, Kapolda Sumatera Barat Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta menjelaskan bahwa Hari Bhayangkara merupakan saat yang tepat bagi seluruh anggota Polri untuk mengenang perjalanan pengabdian sekaligus mengevaluasi pelaksanaan tugas yang telah dijalankan selama ini.

Ia menegaskan bahwa tema "Polri untuk Masyarakat" mencerminkan komitmen agar setiap kebijakan maupun tindakan kepolisian selalu berpihak kepada kepentingan masyarakat. Pelaksanaan tugas, menurutnya, harus diwujudkan melalui perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang profesional, transparan, akuntabel, serta menjunjung tinggi rasa keadilan.

Gatot juga menekankan bahwa seluruh langkah Polri harus selalu mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi keberhasilan institusi kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukanlah tanggung jawab Polri semata. Upaya tersebut memerlukan kerja sama berbagai pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh adat, kalangan akademisi, media, hingga seluruh lapisan masyarakat.

Kapolda turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh mitra strategis yang selama ini berperan dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Sumbar.

Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Sumbar beserta Bhayangkari atas dedikasi dan dukungan yang terus diberikan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. 

Momentum Hari Bhayangkara, kata Gatot, harus menjadi penyemangat bagi setiap anggota Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta menghindari segala bentuk pelanggaran.

Mengakhiri sambutannya, Gatot mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia juga berharap masyarakat tidak ragu memberikan dukungan maupun kritik yang membangun agar Polri semakin profesional, modern, dipercaya publik, dan semakin dekat dengan masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update